Ketika Uang Rp 87 Miliar Cash Diangkut Pakai Troli, Koruptor BLBI Samadikun Hartono Kembalikan Uang

Terpidana kasus korupsi Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono kembalikan uang ke kas negara senilai Rp 87 miliar.

Ketika Uang Rp 87 Miliar Cash Diangkut Pakai Troli, Koruptor BLBI Samadikun Hartono Kembalikan Uang
Twitter/Radio Elshinta
Uang Samadikun Hartono yang dikembalikan ke kas negara 

BANGKAPOS.COM - Terpidana kasus korupsi Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono kembalikan uang ke kas negara senilai Rp 87 miliar.

Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter @RadioElshinta yang diunggah pada Kamis (17/5/2018), uang tersebut akan dikembalikan secara cash.

Saking banyaknya, uang tersebut pun tampak diangkut menggunakan kereta dorong atau troli.

Gunungan uang tersebut rencananya akan disetorkan secara langsung di Gedung Plaza Mandiri yang berada di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan siang hari ini.

@RadioElshinta: Hari ini terpidana kasus korupsi penyalahgunaan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono berencana utk mengembalikan uang sebesar Rp87miliar dgn cara menyetor lgsg di Gedung Plaza Mandiri di Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. (Bak) #ElshintaEdisiSiang

Baca: 23 Terduga Teroris di Jawa Timur Berhasil Dibekuk Polda Jatim dan Densus 88, Ini Rinciannya

Baca: Ini Kode Rahasia Smartphone, Bisa Dengar Rekaman 20 Panggilan Telepon Terakhir yang Doi Buat

Diberitakan Kompas.com, Samadikun Hartono sempat menjadi buron sejak 2003 sebelum akhirnya ditangkap.

Ia ditangkap setelah terpantau menonton F1 di China.

Buronan Samadikun Hartono saat itu berhasil ditangkap setelah otoritas China melakukan koordinasi dengan pemerintah Indonesia.

Ia pun akhirnya dideportasi ke Indonesia pada 21 April 2016.

Baca: Aulrad Mobile Legends. Hero Fighter Terbaru dengan Skill Ultimate yang Bisa Ngejar di Seluruh Map

Samadikun divonis bersalah dalam aksus penyalahgunaan dan talangan dari Bank Indonesia atau BLBI senilai Rp 2,5 triliun yang dikucurkan ke Bank Modern menyusul krisis finansial pada 1998.

Mantan Presiden Komisaris Bank Modern itu dihukum penjara selama empat tahun.

Samadikun Hartono pun diharuskan membayar kembali uang yang ia korupsi dari negara, yakni sebesar Rp 169 miliar.

Nirwan Nawawi, Kasipenkum Kejati DKI Jakarta mengungkapkan jika dari total uang tersebut, Samadikun Hartono abru membayar Rp 81 miliar.

Baca: Ini Besaran Gaji Pegawai BUMN yang Diduga jadi Pemodal Aksi Teror di Mako Brimob

"Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat memulihkan keuangan negara dengan menyetorkan uang Rp 87 miliar dari pembayaran uang pengganti terpidana Samadikun Hartono," kata Nirwan, saat dikonfirmasi Tribunnews, Kamis (17/5/2018).

Nirwan menyatakan jika uang itu nantinya akan dimasukkan ke rekening negara, sebagai pengembalian uang negara yang telah dikorupsi oleh Samadikun Hartono.

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

 

Editor: Evan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help