Pengakuan 2 Teroris ke Kapolda Sumsel, Semua Orang Dianggap Kafir Kecuali Kelompoknya

Seorang terduga teroris yang tertangkap di Palembang membuat pengakuan mengejutkan kepada polisi.

Pengakuan 2 Teroris ke Kapolda Sumsel, Semua Orang Dianggap Kafir Kecuali Kelompoknya
Istimewa
Dua terduga teroris ( mengenakan penutup wajah) yang ditangkap Polda Sumsel saat menjalani pemeriksaan. 

Dari penggeledahan petugas, diketahui petugas mendapatkan sejumlah buku-buku bacaan.

Salah satunya buku bacaan yang disita petugas yakni buku berjudul Wali Setan.

Namun dari pasca penggeledahan yang cukup membuat heboh warga sekitar, rumah kumuh itu sama sekali tidak dipasangi garis polisi.

Ketika Sripoku.com menyambangi lokasi, tampak rumah yang digeledah benar-benar kumuh dan memang sama sekali tidak dihuni.

Kondisi dalam rumah sangat berantakan, kotor dan lantai rumah hanya tanah yang sebagian lantai digenangi air.

Tampak juga perlengkapan rumah sudah tampak lusuh yang rusak dan telah lama tidak terpakai.

Bangunan rumah dari kayu papan ini pun sudah tampak rapuh atau lapuk.

Sekeliling rumah pun sudah ditumbuhi tanaman liar semak belukar yang nyaris menutupi rumah.

Di dalam rumah tampak sejumlah buku bacaan yang sudah usang.

Baca: Aktif di Masjid dan Peduli Sosial, Ini Sosok Ipda Auzar yang Tewas Diserang Teroris di Polda Riau

Diamati secara seksama, ada lembaran kertas yan bertuliskan Jangan Menghakimi Yang Tak Kau Ketahui Jangan mencintai Yang Tak Kau Percayai.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help