Pengakuan 2 Teroris ke Kapolda Sumsel, Semua Orang Dianggap Kafir Kecuali Kelompoknya

Seorang terduga teroris yang tertangkap di Palembang membuat pengakuan mengejutkan kepada polisi.

Pengakuan 2 Teroris ke Kapolda Sumsel, Semua Orang Dianggap Kafir Kecuali Kelompoknya
Istimewa
Dua terduga teroris ( mengenakan penutup wajah) yang ditangkap Polda Sumsel saat menjalani pemeriksaan. 

Taufik (42) security perumahan RBO yang berada disamping rumah Rahman Saleh mengatakan, kesehariannya Rahman Saleh dikenal sebagai ustad dan sering mengisi ceramah di komplek.

"Memang banyak polisi yang datang dan melakukan penggeledahan. Petugas membawa ayam dan gas elpiji. Saya kaget, karena selama ini tidak ada yang mencurigkan dengan ustad Soleh. Rumahnya memang ditinggal dan keluarganya ada di Kenten," ujar Taufik.

Sama juga diungkapkan Komeng (40), penjual bunga hias di samping rumah Rahman Saleh. Sejak dua hari tidak pernah melihat ustad Soleh.

Biasanya sering terlihat di rumah, meskipun hanya sebentar.

"Memang bukan orang Palembang, mungkin asalnya dari Jawa Barat. Ustad Soleh baik orangnya, begitu juga istrinya.

Biasanya suka beli bunga di tempat saya juga, atau jeruk sama istrinya. Penampilan mereka biasa saja, tidak ada yang mencurigakan," ujar Komeng.

Sementara itu dikonfirmasi, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, memang benar ada penggeledahan yang dimaksud.

Baca: Tak Ada Keluarga Menjenguk Ais Bocah Perempuan yang Selamat dari Bom Bunuh Diri di Surabaya

Penggeledahan dilakukan sebagai upaya pencegahan atau antisipasi untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

"Belum ada kaitannya (teroris), karena masih dalam pemeriksaan. Ini adalah sebagai langkah upaya pencegahan. Kalau ditanya soal bukti, saat ini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. Polda Sumsel hanya membackup Densus," ujar Zulkarnain. (Sripoku.com/Welly)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Heboh Buku 'Wali Setan' Pengakuan 2 Teroris Palembang, Semua Halal Dibunuh Kecuali Kelompok Ini

 
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help