Perda Zakat Belum Berjalan Efektif, DPRD Panggil Baznas dan Pemkot

Diharapkannya ke depan ada sebuah formulasi yang konkrit kepada semua OPD yang terlibat dalam pembayaran zakat itu

Perda Zakat Belum Berjalan Efektif, DPRD Panggil Baznas dan Pemkot
Bangkapos/Edwardi
Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Pangkalpinang melakukan rapat koordinasi dengan BAZNAS, Kabag Kesra, Kabag Hukum, Bakeuda dan Asisten 1 Setdako Pangkalpinang soal optimalisasi pelaksanaan Perda Zakat di lingkungan Pemkot Pangkalpinang di ruang rapat komisi DPRD Kota Pangkalpinang, Kamis (17/05/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Pangkalpinang melakukan rapat koordinasi dengan BAZNAS, Kabag Kesra, Kabag Hukum, Bakeuda dan Asisten 1 Setdako Pangkalpinang soal optimalisasi pelaksanaan Perda Zakat di lingkungan Pemkot Pangkalpinang di ruang rapat komisi DPRD Kota Pangkalpinang, Kamis (17/05/2018).

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan perda zakat ini merupakan hasil inisiatif DPRD yang sudah 2 tahun lalu disahkan namun belum berjalan efektif.

"Tujuan rapat ini karena sudah ada Perwako atau aturan teknis yang mengatur pembayarannya zakat ini maka seharusnya sudah bisa berjalan efektif, namun hasil evaluasi pengurus Baznas ternyata belum berjalan efektif termasuk di lingkungan DPRD Kota Pangkalpinang sendiri," kata Rio.

Diharapkannya ke depan ada sebuah formulasi yang konkrit kepada semua OPD yang terlibat dalam pembayaran zakat itu dilakukan sistem pemotongan di bendahara OPD.

"Selain itu kita perlu mengetahui bagaimana caranya bila ingin mengetahui soal zakat ini karena itu kita minta BAZNAS kembali melakukan sosialisasi kembali ke OPD-OPD," ujar Rio.

Menurutnya pelaksanaan Perda zakat ini sudah harus dilaksanakan, berapapun gaji yang didapatkan apalagi bagi seorang muslim itu hukumnya wajib membayar zakat kecuali gajinya belum mencapai nisob atau batasnya.

"Kalau tidak salah minimal gaji 3 jutaan dikenakan zakat, sebelum.launching nanti kita harapkan sudah ada sosialisasi soal zakat ini di DPRD sehingga nanti saat launching kami di DPRD sudah tercatat sebagai pembayar zakat di BAZNAS Kota Pangkalpinang," tukasnya.

Diakuinya, selama ini selaku anggota DPRD membayar zakat sendiri keluar, namun setelah adanya perda zakat dan Perwako maka harus komitmen untuk memindahkan pembayaran zakat ini melalui BAZNAS Kota Pangkalpinang.

"Saya berharap teman-teman di DPRD dan OPD lainnya bisa kompak untuk membayar zakat ini ke BAZNAS Kota, tadi pihak Bakeuda juga hadir agar melakukan pemotongan ini bekerjasama dengan Bank Sumsel Babel,' ungkapnya.

Dilanjutkannya, apabila nanti semakin banyak yang membayarkan zakat melalui BAZNAS ini akan menunjukkan semakin suksesnya pelaksanaan Perda Zakat ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help