Perjalanan Gila Liverpool Melenggang ke Final Liga Champions

Kegilaan itu lantaran The Reds yang lolos di Liga Champions via jalur terakhir yakni kualifikasi, justru mampu mendobrak publik

Perjalanan Gila Liverpool Melenggang ke Final Liga Champions
PAUL ELLIS/AFP
Pelatih Liverpool FC, Juergen Klopp, bertepuk tangan untuk suporter seusai laga leg kedua semifinal Liga Champions kontra AS Roma di Stadion Olimpico, Roma, Italia pada 2 Mei 2018. 

BANGKAPOS.COM - Berstatus sebagai kuda hitam membuat pelatih Liverpool Juergen Klopp, menyebut timnya lakukan perjalanan gila menembus partai final Liga Champions.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menyebut bahwa keberhasilan timnya melenggang ke final Liga Champions musim ini adalah sebuah perjalanan gila.

Kegilaan itu lantaran The Reds yang lolos di Liga Champions via jalur terakhir yakni kualifikasi, justru mampu mendobrak publik kendati mereka dianggap sebagai tim kuda hitam.

Keberhasilan itu seolah menjadi prestasi tersendiri bagi Klopp yang datang di saat prestasi The Reds terpuruk di kancah Eropa.

Baca: Griezmann Antar Atletico Madrid Juarai Liga Europa, Ulangi Torehan Forlan dan Falcao

Tim Merseyside Merah terakhir kali capai babak final kala dikalahkan AC Milan dua musim setelah mereka menangi Liga Champions edisi 2005.

Meski menyebut sebagai perjalanan gila Klopp menegaskan bahwa timnya memang layak melenggang ke laga final Liga Champions.

"Dalam kasus ini, kami bermain di Liga Champions tanpa tekanan pada sepanjang waktu. Kami memasuki kompetisi ini untuk kali pertama setelah sempat rehat, dan dengan cepat kami menyadari bahwa kami memiliki peluang yang bagus," kata Klopp dikutip BolaSport.com dari laman UEFA.

"Tentu kami bukan tim lain, kami adalah Liverpool yang ada dalam perjalanan menjadi tim sangat bagus. Penampilan kami di level tertinggi sangat mengesankan," ucap Klopp menambahkan.

Baca: Indra Sjafri Pertahankan 2 Pemain Timnas U-19 Indonesia Andalan Bima Sakti

Pelatih 50 tahun itu pun mengapresiasi pencapaian timnya tersebut.

"Singkatnya, ini adalah perjalanan gila. Namun, setelah apa yang telah terjadi kami mendapatkan tempat kami di sini," ujar eks pelatih Borussia Dortmund.

Liverpool akan menantang juara bertahan dua musim beruntun, Real Madrid, pada Sabtu (26/5/2018) di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kyiv. (Bolasport.com)

Editor: fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help