Polisi Temukan Banyak Bahan Peledak Saat Geledah Rumah Orang Tua Terduga Teroris di Probolinggo

Polisi kembali menangkap satu orang terduga teroris di Perumahan Sumbertaman, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) petang.

Polisi Temukan Banyak Bahan Peledak Saat Geledah Rumah Orang Tua Terduga Teroris di Probolinggo
KOMPAS.com/A. Faisol
Polisi melakukan penggerebekan di rumah terduga teroris Probolinggo. 

BANGKAPOS.COM - Polisi kembali menangkap satu orang terduga teroris di Perumahan Sumbertaman, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) petang.

Terduga teroris tersebut berinisial AP.

Dia ditangkap di kontrakan, tak jauh dari tempat tinggal tiga terduga teroris lainnya, MF, IS, dan H.

AP tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa Densus 88, yang dibantu jajaran Polresta dan TNI.

Setelah menangkap AP, Densus dan tim gabungan meluncur ke rumah orang tua AP di Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Di sana polisi menemukan bahan peledak dengan jumlah cukup besar.

Baca: Belum Dapat Jodoh, Ririn Ekawati: Memang Ada yang Mau Janda 2 Anak?

Hingga kini Densus dan tim gabungan menunggu tim Jihandak.

Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, di rumah orang tua AP polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan.

"Barang yang ditemukan antara lain empat kaleng berisi serbuk black powder, senapan, golok dan sejumlah barang bukti lain."

"Hingga kini, proses penggeledahan masih dilakukan Densus dibantu Polres dan Kodim,” jelasnya sebagaimana dikutip TribuNSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Ketika Anda Menjalankan Ibadah Puasa Inilah yang Terjadi pada Tubuh

Untuk mengamankan barang bukti di rumah terduga teroris, polisi masih menunggu kedatangan tim jihandak dari Polda Jatim.

Berita sebelumnya, Densus 88 membawa tiga terduga teroris dari Perumahan Sumbertaman Kota Probolinggo, Kamis (17/5/2018).

Mereka ditangkap terkait bom Surabaya. (Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Temukan Bahan Peledak di Rumah Orangtua Terduga Teroris"

Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help