Jusuf Kalla dan Delegasi KTT OKI Desak PBB Ambil Langkah Atas Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengikuti aksi damai untuk Palestina di Lapangan Yenikapi, Istanbul, Turki.

Jusuf Kalla dan Delegasi KTT OKI Desak PBB Ambil Langkah Atas Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
TRIBUN/SANOVRA JR
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan pada acara penyampaian SPT Tahunan di Gedung Wisma Kalla, Makassar, Sulsel, Jumat (4/3). Jusuf Kalla melaporkan SPT tahunannya dengan cara e-Filing. 

Husain Abdullah
Jubir Wapres RI
dari Turki

BANGKAPOS.COM, ISTANBUL - Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT) Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengikuti aksi damai untuk Palestina di Lapangan Yenikapi, Istanbul, Turki, Jumat (18/5/2018) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Selain JK, aksi tersebut dihadiri juga oleh para delegasi negara-negara peserta KTT OKI dan rakyat Turki. JK hadir atas undangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pak Wapres mengikuti aksi atas undangan Presiden Erdogan sebagai tuan rumah.

Hadirnya Pak JK di aksi tersebut sebagai bentuk perjuangan Indonesia untuk Palestina. Aksi dimulai sekitar pukul 16.00, ada sekitar ribuan warga Turki yang ikut aksi.

Dalam aksi tersebut, JK bersama delegasi KTT OKI lainnya mendesak PBB untuk mengambil langkah tegas atas pemindahan Kedubes AS di Yerussalem.

Selain itu mereka juga mendesak PBB untuk mengusut tewasnya sejumlah warga Palestina saat unjuk rasa di Jalur Gaza untuk menolak pemindahan Kedubes AS ke Yerussalem.

Pada aksi unjukrasa tersebut, Erdogan sempat berorasi dan menyampaikan kepada rakyat Turki bahwa unjukrasa ini juga dihadiri Wapres RI M Jusuf Kalla sambil memperkenalkan Jusuf Kalla kepada massa yang memenuhi lapangan tepi Selat Bosporus.

Dalam aksinya, massa meneriakkan slogan-slogan anti Amerika Serikat ( AS) dan anti Israel. Mereka pun mengacungkan plakat bertuliskan" Israel Teroris" dan "Hentikan Pembantaian Israel".

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved