Aplikasi Simonhar Diharapkan Bisa Membantu Konsumen Membandingkan Harga di Pasar

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Kabupaten Beltim, melakukan uji coba aplikasi sistem monitoring harga (simonhar).

Aplikasi Simonhar Diharapkan Bisa Membantu Konsumen Membandingkan Harga di Pasar
Bangka Pos / Suharli
Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pasar Belitung Timur Suhardi menunjukkan aplikasi Simonhar. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Beltim, melakukan uji coba aplikasi sistem monitoring harga (simonhar).

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu
Masyarakat konsumen di Kabupaten Belitung Timur agar dapat mengetahui harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar tanpa harus perlu pergi ke pasar.

"Cukup bandingkan harga antar pasar, kemudian membeli kebutuhan yang paling murah," ujar Kepala Bidang Perdagangan DPMPTSSP Asep Suhayanto kepada Posbelitung bebera waktu lalu (17/5/2018).

Asep mengatakan awalnya aplikasi dikembangkan untuk menyiasati pelaporan harga kebutuhan pokok yang update setiap hari. Karena selama ini, selalu saja ada keterlambatan laporan oleh Kepala UPT Pasar karena alasan tertentu.

Asep menjelaskan aplikasi Simonhar awalnya masih manual berupa data harga pasar yang harus masuk setiap hari untuk memantau harga. Mengingat jarak antar pasar jauh dan tidak memungkinkan bersurat setiap hari maka aplikasi ini sangat membantu.

"harga kebutuhan pokok harus terupdate setiap hari untuk kontrol kalau ada kenaikan. Makanya kami inisiasi melalui aplikasi berbasis android. Semisal dari (pasar) Kampit tidak perlu berkirim surat lagi hanya cukup sambil duduk mengisi Simonhar. Apa yang berlaku (harga) hari itu dapat langsung masuk dan diterima dinas," kata Asep.

Simonhar Sejauh ini sudah sangat membantu pihak Dinas mengetahui pergerakan harga secara cepat di pasar-pasar. Rencananya, tahun ini akan dilakukan pengembangan lanjutan.

"Insya Allah tahun ini kalau ada pengadaan aplikasi ini nantinya akan kita kembangkan. Pengembangan selanjutnya kita akan ke app store jadi seluruh masyarakat bisa mendownload dan mengetahui harga kebutuhan dipasar," jelas Asep.

Bahkan, kata Asep, pihak dinas akan menggandeng ritel seperti Asoka dan Puncak khusus kota Manggar untuk berpartisipasi melalui aplikasi Simonhar.

"Masyarakat bisa ada pembanding antar pasar di Beltim termasuk ritel seperti Asoka dan Puncak. Jadi bisa masuk dalam aplikasi ini," harap Asep.

Asep menambahkan aplikasi Simonhar akan melibatkan distributor di Tanjungpandan. Ini dimaksudkan agar Dinas mengetahui distribusi dan stok kebutuhan pokok di distributor sehingga pemerintah daerah bisa mengambil kebijakan.

"Karena kita tidak punya distributor, kita juga akan meminta distributor di Tanjungpandan mengunakan aplikasi ini. Nantinya kita tahu berapa stok yang ada dan berapa yang sudah didistribusikan ke Beltim. Fungsinya untuk mengecek dan mengantisipasi ketersediaan stok distributor. Cukup apa tidak atau cukupkah stok memenuhi dua Kabupaten. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok," bebernya.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pasar Belitung Timur Suhardi, mengatakan dengan adanya aplikasi Simonhar, dia merasa terbantu untuk melaporkan daftar harga yang ada di pasar.

"Aplikasi di download lewat google, di dalamnya kita bisa melihat harga-harga dan membandingkankan dengan harga jual barang di pasar lainya," ujar Suhardi kepada Posbelitung beberapa waktu lalu.(*)

Penulis: Suharli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help