HET Daging Ayam Bulat Rp 32.000 Perkilo, Namun di Pasaran Melebihi HET

Saya juga tidak habis pikir mengapa harga ayam mahal padahal kemarin sudah ada kesepakatan di provinsi

HET Daging Ayam Bulat Rp 32.000 Perkilo, Namun di Pasaran Melebihi HET
Bangkapos/Nurhayati
Kemas Arfani Rahman 

Kondisi ini menyebabkan peternak musiman yang tidak bermitra sulit mendapat DOC akibatnya tidak bisa beternak ayam.

"Kebanyakan peternak musiman ini mereka yang paling banyak melakukan penjualan di pasar. Padahal mereka pasokan mereka terbatas mereka juga akan kesulitan mendapatkan bahan baku ini jadi harga fluktuatifnya di situ penyebabnya," ungkap Kemas.

Untuk itu, Kemas mengajak para peternak ayam mandiri dan peternak musiman agar bisa bekerjasama dengan dua perusahaan peternakan ayam tersebut agar lebih mudah mendapatkan pasokan DOC ayam.

Disinggung adanya masuknya pasokan ayam dari luar Bangka diakuinya memang mendekati lebaran itu bakal masuk ayam dari luar daerah.

Padahal sebenarnya untuk pasokan dari Kabupaten Bangka cukup untuk kebutuhan daging ayam di daerah. Untuk kebutuhan ayam di Kabupaten Bangka sebanyak 6.466.247 atau 12.027,22 ton yang tersedia sebanyak 6.491.570 atau 12.047,32 ton. 

"Ini memang pasar yang bermain, saya dapat informasi juga beberapa pedagang mengambil ayam hidup dari luar masuk ke sini tapi itu saya minta nanti dengan pihak karantina akan lebih selektif, lebih ketat dalam rangka mengawasi ayam-ayam hidup yang dari luar ini karena kita khawatirkan efek penularan penyakit khususnya flu burung dan sebagainya ini berakibat fatal kepada daerah kita," ungkap Kemas. 

Oleh karena itu ia mengimbau kepada pedagang ayam di Kabupaten Bangka dapat mengambil stok ayam dari peternak-peternak lokal di Kabupaten Bangka tidak mendatang ayam dari luar daerah ke Kabupaten Bangka.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved