Kisah Sniper Cantik Joanna Palani, Habisi 100 Prajurit ISIS, Nyawanya Dihargai 13 Miliar

Dengan pakaian kamuflase, ia biasa “berburu” pada malam hari, dari tempat-tempat sepi, berbekal teropong

Kisah Sniper Cantik Joanna Palani, Habisi 100 Prajurit ISIS, Nyawanya Dihargai 13 Miliar
Kolase
Joanna Palani 

BANGKAPOS.COM--Teror bom di Lima Lokasi di Surabaya dan Jatim dalam 2 hari berturu-turut menjadi perbincangan hangat publik mulai nasional hingga internasional.

Sejumlah pihak menyebut, teror bom bunuh diri ini punya keterkaitan dengan kelompok islam ekstrimis dan radikal di Syria yakni ISIS.

ISIS dikenal sebagai kelompok yang selalu berasumsi bahwa aksi mereka berlandaskan islam, meski nyatanya banyak selalu berujung kekerasan dan pertumpahan darah.

Ketika ISIS dikenal sebagai kelompok yang ekstrim, sosok wanita satu ini justru berani melawan mereka.

Joanna Palani (20) rela meninggalkan kuliahnya di Denmark dan memilih terbang ke Kobani, Suriah untuk bergabung dengan milisi Kurdi yang menghadapi serbuan ISIS.
Joanna Palani (20) rela meninggalkan kuliahnya di Denmark dan memilih terbang ke Kobani, Suriah untuk bergabung dengan milisi Kurdi yang menghadapi serbuan ISIS. (facebook)

Ia adalah Joanna Palani yang disebut sebagai sniper cantik.

Lantas seperti apa sosok Joanna Palani?

Dikutip dari berbagai sumber artikel, berikut beberapa fakta tentang Joanna Palani.

1. Asal

Joanna merupakan keturunan dari Kurdi-Denmark.

Ia rela meninggalkan masa studinya untuk bertempur melawan ISIS.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help