Begini Pengakuan Jemmy yang Jadi Korban Pemukulan Seniornya

Jemmy Maricia Donava Putra, Salah seorang anggota kepolisian Polda Kepulauan Bangka Belitung yang diduga dianiaya oleh seniornya

Begini Pengakuan Jemmy yang Jadi Korban Pemukulan Seniornya
bangka pos/ira kurniati
Suasana depan ruang rawat inap RSBT Pangkalpinang tempat jemmy dirawat, Senin (21/5/2018). 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jemmy Maricia Donava Putra, Salah seorang anggota kepolisian Polda Kepulauan Bangka Belitung yang diduga dianiaya oleh seniornya, Sabtu (19/5/2018) malam menceritakan kronologis peristiwa pemukulan dirinya dan sejumlah temannya.

Diceritakan Jemmy sekitar pukul 22.00 WIB dirinya bersama sejumlah temannya yang merupakan polisi angkatan 42 di Rusunawa kawasan Asrama polisi Jalan Sungaiselan Pangkalpinang  dipanggil oleh senior mereka angkatan 40 dan 41.

"Sesudah tarawih kami balik kekamar dan tidur. Tidak sampai setengah jam kemudian kami dipanggil dan disuruh kumpul. Disitu ada senior-senior yang ngumpulin kami dan mukul satu persatu." ungkap Jemmy, Senin (21/5/2018).

Menurut Jemmy dirinya tidak mengenali siapa saja senior yang datang malam itu. Ia dipukul di bagian perut, wajah dan kepala. di bagian kepala ia dipukul menggunakan sandal dan sepatu.

Dirinya pun sempat terjatuh karena dipukul berkali-kali. Ia menyebutkan hanya satu anggota yang menggunakan seragam polisi selebihnya menggunakan pakaian biasa.

"Aku dipanggil terus dipukul. Kayaknya diantara yang lain aku yang paling parah dipukulin. Terus mereka juga pada saat itu saling tertawa dan video call saat mukul kami." kata dia.

Jemmy menuturkan kejadian tersebut terjadi sekitar dua jam dari pukul 22.00 hingga 00.00 WIB. bukan hanya dirinya, ratusan anggota polisi angkatan 42 juga dipukuli. Pada saat itu pun hanya ada dua orang anggota yang berjaga piket malam. Dikatakannya, pada saat sahur anggota polisi yang piket tadi malam turut menanyakan keadaan jemmy sembari tertawa.

Akibat pemukulan yang menimpa dirinya, kini jemmy harus dirawat di rumah sakit sejak minggu, (21/5/2018) pagi. Ia dijemput orangtua nya lantaran ketika selesai sahur, dirinya muntah sebanyak lima kali dan merasa sekujur tubuhnya lemas.

Saat ini kondisi korban masih lemas dan merasa nyeri dibagian ulu hati maupun tubuhnya. Tampak selang infus terpasang ditangan kanan jemmy. Ia juga mengaku telah melakukan CT SCAN dibagian kepala dan masih merasa nyeri diwajahnya.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help