Asep Nilai Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Bangka Bisa Dilihat Kemana-Mana

Perkembangannya bisa dilihat kemana-mana. Inikan kita sedang bergerak, apakah tidak bisa di lihat Tongaci, Puri Tri Agung tamu selalu

Asep Nilai Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Bangka Bisa Dilihat Kemana-Mana
bangkapos/nurhayati
Asep Setiawan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka menilai perkembangan pariwisata di Kabupaten Bangka saat ini cukup pesat.

Diantaranya berbagai destinasi pariwisata di Kabupaten Bangka semakin berkembang baik yang dilakukan pihak pemerintah daerah, swasta maupun masyarakat.

Dia mencontohkan seperti Pantai Tongaci Sungailiat yang di dalamnya ada berbagai galery benda langka, perpustakaan hingga penangkaran penyu, Puri Tri Agung, Pengembangan Pantai Batu Bedaun, Pantai Takari, Bukit Tujuh Desa Sempan dan destinasi wisata lainnya.

Bahkan saat ini Pemkab Bangka bersama Pemprov Babel dengan mengandeng Konsorsium Pantai Timur Sungailiat sedang mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mengembangkan sektor pariwisata.

"Perkembangannya bisa dilihat kemana-mana. Inikan kita sedang bergerak, apakah tidak bisa di lihat Tongaci, Puri Tri Agung tamu selalu ada terus. Itulah salah satu langkahnya. Hanya sekarang manajemen ke bawahnya kita penerapan pemberdayaan masyarakatnya supaya lebih peduli pariwisata," ungkap Asep kepada bangkapos.com, Selasa (22/5/2018) di Disparpora Kabupaten Bangka.

Untuk itu pihaknya sudah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pordawis) seperti di Pantai Matras. Namun diakui kesiapannya masih tergantung masing-masing masyarakat di lokasi wisata tersebut.

Dia mempersilahkan masyarakat membangun destinasi wisata baru seperti di Pantai Takari dan Bukit Tujuh Sempan.

Disisi lain seperti di Pantai Takari dimana warga yang mengelolanya memungut biaya kepada pengunjung yang datang dengan menggunakan jaring, menurut Asep hal seperti ini kurang elegan sehingga pihaknya dari dinas pariwisata memberi pembinaan meminta agar dibuat karcis resmi.

Untuk itu warga yang mengelola tempat wisata tersebut bisa berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved