Kejari Babar: OPD Harus Ikhlas Dalam Bekerja

Jangan sampai OPD dilingkungan pemerintah Babar berurusan dengan kejaksaan dan kepolisian untuk itu aparatur pemerintah harus

Kejari Babar: OPD Harus Ikhlas Dalam Bekerja
Bangkapos/Nordin
Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali menandatangani MoU dengan Kejari setempat dalam bidang hukum perdata, tata negara dan tim pengawasan, pengamanan, pemerintah, dan pembangunan daerah (TP4D) di Gedung bupati, Selasa (22/5) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kepala Kejari Bangka Barat Neva Sari Susanti menerangkan, organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Bangka barat jangan sampai berurusan dengan kepolisian dan pihaknya.

Mereka harus memiliki sikap yang tulus dan ikhlas dalam bekerja serta memahami peraturan dibuat oleh pemerintah.

Tujuan untuk mengatahui mana yang dilarang atau bisa dilaksanakan. Apabila aturan dilanggar berpotensi melanggar hukum dan bisa ditindak.

"Jangan sampai OPD dilingkungan pemerintah Babar berurusan dengan kejaksaan dan kepolisian untuk itu aparatur pemerintah harus memiliki niat yang tulus untuk menyelanggarakan pemerintahan bersih dari nepotisme korupsi," ungkapnya dihadapan tamu dan undangan dalam acara MoU Pemkab setempat dan Kejari di Gedung Bupati, Selasa (22/5).

Untuk di wilayah hukum Babar sepanjang tahun lalu jumlah kegiatan yang dikawal pihaknya sebanyak 13 kegiatan. Sedangkan tahun ini sebanyak 19 kegiatan.

" Tahun ini juga kami memiliki program yang memang dibutuhkan pusat yaitu jaksa masuk desa, dan ini akan dilaksanakan Babar kemudian ada juga jaksa menyapa," terangnya.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help