Napi Cabul Diduga Dianiaya Sipir, Begini Jawaban Kalapas Bukitsemut Sungailiat

Kali ini diduga Renhard bukan sebagai pelaku, melainkan korban. Mantan guru honor SD Jeliti Sungailiat itu babak belur diduga

Napi Cabul Diduga Dianiaya Sipir, Begini Jawaban Kalapas Bukitsemut Sungailiat
Ist
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

 BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Nasib Renhard sepahit vonis yang dia rasakan. Nama terpidana kasus pencabulan anak ini muncul kembali.

Kali ini diduga Renhard bukan sebagai pelaku, melainkan korban.

Mantan guru honor SD Jeliti Sungailiat itu babak belur diduga dianiaya Petugas (Sipir) Lapas Bukitsemut Sungailiat, inisial DM.

Sayangnya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukitsemut Sungailiat, Faozul ketika dikonfirmasi Bangka Pos Groups, Selasa (22/5/2018) belum mau memberikan keterangan rinci.

Alasan Faozul, informasi itu sedang dalam penyelidikan.

Apakah benar Napi bernama Renhard dianiaya Sipir Lapas Bukitsemut?

"Belum jelas mas, lagi diselidiki," begitu jawaban Faozul menjawab pertanyaan Bangka Pos Group, Selasa (22/5/2018).

Faozul tak memberikan penjelasan lebih jauh, karena alasan dugaan penganiayaan ini masih dalam pemeriksaan.

"Belum tahu, masih dilakukan pemeriksaan," elaknya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Renhad, oknum guru honor di sebuah SDN Jeliti Sungailiat ditangkap polisi atas tuduhan mencabuli murid laki-laki di sekolah, tempat dia mengajar.

Berkas perkara kemudian berlanjut ke Kejari Bangka, dan diadili di PN Sungailiat.

JPU Mila Karmila menuntut Terdakwa Renhad 15 tahun penjara. Namun Majelis Hakim PN Sungailiat, dipimpin Ketua Majelis, Surono, menjatuhkan vonis pidana 12 tahun, dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Saat itu pula, Terdakwa Renhad, melalui pengacaranya, menyatakan banding.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help