Penetapan Tersangka Proyek Gedung STAIN SAS Masih Jauh

Sebanyak 7 orang sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan diambil keterangan. Diantaranya rektor

Penetapan Tersangka Proyek Gedung STAIN SAS Masih Jauh
Bangka Pos / Ryan Augusta
Beginilah kondisi fisik gedung kuliah terpadu yang dibangun di lingkungan kampus STAIN SAS Babel. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM,BANGKA---Kasus proyek gedung kuliah terpadu STAIN SAS Bangka Belitung masih terus bergulir ditangani oleh Subdit Tipikor Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Sebanyak 7 orang sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan diambil keterangan.

Diantaranya rektor STAIN SAS, bendahara dan lima orang lainnya.

Namun demikian Kasubdit Tipikor AKBP Selamet R mengaku untuk penetapan tersangka kasus masih jauh.

"Sudah 7 orang kita periksa tapi untuk penetapan tersangka masih jauh sebab penyidik masih mengumpulkan keterangan, bukti dan data pelengkap," kata AKBP Slamet Riyadi Selasa (22/5/2018).

Seperti diketahui Subdit Tipikkor Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung menangani kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu yang memakan dana mencapai 27 milyar dari APBN.

Kasus ini mencuat pasalnya hingga batas waktu akhir proyek gedung masih belum terselesaikan hingga waktu deadline 31 Maret 2018 tidak rampung.

Subdit Tipikor mencium adanya ketidak beresan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Untuk itu penyidik melakukan penyelidikan mulai dari proses lelang hingga pelaksanaan proyek yang gagal diselesaikan.

Pemanggilan terhadap pihak pihak yang terkait proyek tersebut masih akan terus dilakukan.

"Kalau yang akan kita panggil untuk diminta keterangan masih cukup banyak nanti setelah didapat barang merahnya baru akan didapat para tersangka," kata AKBP Slamet Riyadi.

Ditambahkannya penanganan kasus korupsinya tidak bisa dipastikan waktu penanganan ini berbeda dengan penanganan kasus pidana umum.

Ini dilakukan agar kasus yang ditangani benar benar bisa lengkap dan dimajukan ke jaksa.

"Kita harus mendatail jangan sampai kalau udah ada tersangka maju malah bolak balik melengkapi berkas," kata Slamet Riyadi.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help