Tabrak Pengemudi Sepeda Hingga Tewas,  Pegawai Honorer Bandara Disidang

MA, terdakwa yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai honorer di Bandara Depati Amir nampak tertunduk lesu serta harus

Tabrak Pengemudi Sepeda Hingga Tewas,  Pegawai Honorer Bandara Disidang
Bangka Pos/Yudha Palistian
MA Terdakwa kasus tabrakan pengendara sepeda hingga tewas di PN Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- MA, terdakwa yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai honorer di Bandara Depati Amir nampak tertunduk lesu serta harus menerima kenyataan bahwa dirinya harus berurusan dengan Majelis Hakim lantaran menabrak pengemudi sepeda hingga tewas.

Dalam sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Pangkalpinang turut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim yakni Sri Endang serta hakim anggota Corry Oktarina dan Siti H Siregar,  Selasa (22/5/2018).

Jaksa Penuntut Umum, Herlynita menghadirkan dua orang saksi yaitu istri dari korban (Eti)  dan Rizky selaku saksi dari kejadian tersebut.

"Saya masih trauma dengan kepergian suami,  saya sudah memaafkan terdakwa tetapi proses hukum harus tetap berjalan," ucap Eti dengan mata berkaca-kaca.

Baca: Bolekah Menikahi Jin, Jawaban Ustaz Abdul Somad Mengejutkan

Nampak pula proses persidangan berjalan haru, sebab beberapa kali Majelis Hakim memperingatkan kepada eti selaku istri korban agar ikhlas dan tabah dengan kepergian suami.

"Proses hukum akan tetap berjalan,  tetapi yang jelas semenjak kasus ini sudah masuk ke PN. Ada beban moril untuk terdakwa yang akan terus di ingat seumur hidupnya," tutur Sri Endang dihadapan persidangan.

Kasus ini bergulir sejak Rabu (28/2/2018) sekitar pukul 05.20 saat MA hendak ingin pergi bekerja, lalu di Jalan M Saleh Zaenudin Gabek,  ada mobil avanza dari arah belakang dan terdakwa ingin menyalip akan tetapi tidak jadi, lalu setelah beberapa saat.

MA langsung menyalip kearah kanan dan secara tiba-tiba mobil tersebut ngerem secara mendadak,  membuat ia harus membanting setir kearah kanan hingga menabrak pengendara sepeda.

MA pun dijerat  Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan jalan.  Dan sidang akan dilanjutkan pada tanggal 28 mei mendatang.

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved