Road to Election 2018

RINDU Jadikan Selindung Kawasan Keramba Apung

Rinaldi-Sarjulianto sungguh mengenal, memahami persoalan dan kebutuhan Kota Pangkalpinang.

RINDU Jadikan Selindung Kawasan Keramba Apung
Istimewa
Rencana matang pengembangan Selindung jadi Kawasan Keramba Apung. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Penampilan Pasangan Calon Independen, Rinaldi-Sarju saat debat publik semakin meyakinkan warga bahwa Pasangan dengan singkatan RINDU ini bisa membangun Kota Pangkalpinang menjadi pusat industri dan jasa yang produktif dan modern dengan masyarakat yang bermartabat, beradab dan sejahtera.

Pemaparan visi dan misi serta jawaban atas berbagai pertanyaan membuktikan bahwa calon independen, Rinaldi-Sarjulianto sungguh mengenal, memahami persoalan dan kebutuhan Kota Pangkalpinang.

Pasalnya, Rinaldi dan Sarjulianto bukan orang yang baru datang saat menjelang Pilkada tapi selama ini terlibat secara langsung dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Pangkalpinang.

Calon Wali Kota, Rinaldi sebagai mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang sedangkan Calon Wakil Wali Kota, Sarjulianto belasan tahun ikut merancang dan melaksanakan pembangunan bersama dua mantan Wali Kota, Sofyan Rebuin dan Zulkarnain Karim.

Misi dan rencana pembangunan pun sudah matang disiapkan berbasis potensi masing-masing daerah seperti Taman Mandara Kacang Pedang dijadikan kawasan wisata terpadu.

Selanjutnya ada kawasan nelayan modern minapolitan Pangkalarang, keramba apung di wilayah Selindung.

Kemudian kawasan Tuatunu yang selama ini terkenal dengan daerah penghasil nanas akan dikembangkan menjadi kawasan Agroindustri Nanas.

"Kita sudah siapkan secara matang pengembangan daerah Selindung sebagai kawasan keramba apung. Sungai-sungai yang ada di wilayah Selindung dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan perekonomian warga. Hasil produksi keramba apung siap ditampung oleh pabrik-pabrik ikan lokal yang sudah ada dan investor nasional. Kita ajak warga berusaha dan kita siapkan juga pemasarannya," ungkap Rinaldi, Kamis (24/5).

"Kita juga dengan pengalaman serta kemitraan yang sudah terbangun selama ini, kita akan melobi program kementerian terkait untuk membantu warga penyediaan keramba apung, bibit dan bantuan lainnya untuk menunjang usaha warga," tambah Sarjulianto.

Sarjulianto menambahkan pola pengembangan usaha keramba apung dikelola melalui kelompok usaha bersama warga, koperasi dan UMKM.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved