Petugas Datangi Bekas Lokalisasi Tengah Malam

Tim gabungan datang tengah malam ke bekas tempat prostitusi tersebut, untuk memastikan memang tak ditemukan aktifitas hiburan malam

Petugas Datangi Bekas Lokalisasi Tengah Malam
Ist
Suasana ketika Tim Gabungan Polres Bangka, Pol PP Bangka dan Babinsa Koramil Merawang Bangka, razia di Eks Lokalisasi Sambung Giri (SG) Merawang Bangka, Jum'at (25/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Walau Ketua RT eks Lokalisasi Sambung Giri (SG) Merawang telah memastikan tempat hiburan di wilayahnya tak beroperasi, namun polisi dan Pol PP Bangka tetap menggelar razia.

Tim gabungan datang tengah malam ke bekas tempat prostitusi tersebut, untuk memastikan bahwa memang tak ditemukan aktifitas hiburan malam, Jumat (25/5/2018}.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Sabtu (26/5/2018} mengatakan, penertiban melibatkan tim gabungan guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

"Pada Hari Jum'at, Tanggal 25 Mei 2018 sekitar Pukul 21.00 hingga Pukul 23.00 WIB, Polres Bangka bersama Satpol PP Kabupaten Bangka dan Bhabinsa Koramil Merawang melaksanakan kegiatan preventif Operasi Pekat Menumbing 2018. Operasi dalam rangka antisipasi tindak pidana 3C (curas, curat, curanmor), judi, miras, narkoba dan asusila atau prostitusi di eks Lokalisasi Sambung Giri Desa Merawang," katanya.

Kegiatan razia didukung 50 Personil Polres Bangka dan Satpol PP Bangka dipimpin Kabagops Polres Bangka dan Kasi Ops Satpol PP Bangka.

Namun saat berada di lokasi dimaksud, tim gabungan tidak melihat satupun tempat hiburan berupa kafe atau karaoke beroperasi atau buka. Kabag Ops Kompol S Sophian kemudian menemui, Wawan selaku Ketua RT setempat.

Kepada Kabag Ops Kompol S Sophian, Ketua RT menyatakan sejak Tahun 2007 hingga kini, para pemilik tempat hiburan di kawasan itu sepakat menghentikan kegiatan atau dan tutup selama Bulan Ramadan.

"Tapi untuk memastikan hal tersebut, tim gabungan bersama-sama Pak Wawan selaku Ketua RT melakukan pengecekan terhadap 26 kafe-karaoke yang ada disana. Dari Hasil pengecekan yang ada bahwa memang tidak ada satupun kafe-karaoke yang buka. Sebagian besar para pemilik maupun pekerja sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing," kata Kompol Sophian seraya mengatakan agar Ketua RT tetap mengawasi dan mengingatkan warganya agar selalu menjaga komitmen terkait kebijakan yang telah dibuat dan disepakati bersama demi terpeliharanya Kamtibmas di wilayah tersebut.

Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundangan-Undangan, Achmad Suherman, Sabtu (26/5/2018) mengatakan hal senada.

Menurutnya, komitmen tersebut sangat penting demi terciptanya situasi kondusif. Suherman bersyukur karena pengusaha tempat hiburan di bekas lokalisasi yang dimaksud masih mentaati aturan, imbauan serta kesepakatan yang dibuat bersama pemerintah daerah setempat, khususnya di bulan puasa.

"Kami berharap agar Warga Kompleks Sambung Giri untuk tetap menghomati umat muslim menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan. Kami juga mengharapkan kepada pengusaha hiburan malam, panti pijat, rumah makan untuk juga mematuhi surat edaran Pemkab Bangka," imbaunya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help