Ternyata Segini Lho Tarif Kencan di Teluk Bayur

Bagaimana aturan tarif kencan disini? “Kalau hanya menemani minum saja, terserah mas mau

Ternyata Segini Lho Tarif Kencan di Teluk Bayur
Ist
Kegiatan Sidak Tim Gabungan di THM wilayah Kota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketika Tim gabungan Satpol PP Pangkalpinang, Polres Pangkalpinang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang, Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga, Dinas koperasi Perindustrian dan Perdagangan dan Koramil 013/Bangka dipimpin Pjs Walikota Pangkalpinang Dr Asyraf Suryadin melakukan sidak (inspeksi mendadak) di tempat hiburan malam (THM) Teluk Bayur , Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, Sabtu (26/05/2018) malam menemukan diduga anak dibawah umur yang dipekerjakan sebagai pemandu karaoke.

Tim gabungan Satpol PP Pangkalpinang, Polres Pangkalpinang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang, Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga, Dinas koperasi Perindustrian dan Perdagangan dan Koramil 013/Bangka dipimpin Pjs Walikota Pangkalpinang Dr Asyraf Suryadin melakukan sidak (inspeksi mendadak) di tiga lokasi tempat hiburan malam, yakni Teluk Bayur, Parit Enam dan Pasir Padi, Sabtu (26/5/2018).
Tim gabungan Satpol PP Pangkalpinang, Polres Pangkalpinang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang, Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga, Dinas koperasi Perindustrian dan Perdagangan dan Koramil 013/Bangka dipimpin Pjs Walikota Pangkalpinang Dr Asyraf Suryadin melakukan sidak (inspeksi mendadak) di tiga lokasi tempat hiburan malam, yakni Teluk Bayur, Parit Enam dan Pasir Padi, Sabtu (26/5/2018). (Ist)

Gadis belia ini mengaku bernama Dl asal Garut Jawa Barat dan baru tiga bulan bekerja di THM Teluk Bayur.

Saat ditanyakan  para wartawan gadis belia ini cukup terbuka dan komunikatif.

“D*l** bang dari Garut,” ujarnya.

Bagaimana aturan tarif kencan disini?

“Kalau hanya menemani minum saja, terserah mas mau kasih berapa. Tapi kalau short time 300 ribu tapi kalau nginep 500 ribu,” ujarnya.

Ketika petugas  meminta pengelola wisma di Teluk Bayur untuk menunjukkan surat izin usaha dan data pemandu karaoke yang bekerja, ternyata izinnya hanya bermodal surat keterangan usaha dari Kelurahan Pasir Putih dan ditemukan juga KTP sementara milik Dl, pemandu karaoke diduga masih dibawah umur ini.

Sidak Tim Gabungan yang dipimpin Pjs Walikota Pangkalpinang Asyraf Suryadin ini hanya memeriksa kelengkapan dokumen usaha dan menegur pemilik wisma saja.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved