10 Fakta Pencurian Bagasi di Bandara Soetta, Pelaku Siswa SMP hingga Ingin Koleksi Koper

Kabar pencurian bagasi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, ternyata benar adanya.

10 Fakta Pencurian Bagasi di Bandara Soetta, Pelaku Siswa SMP hingga Ingin Koleksi Koper
net
ILUSTRASI Tempat pengambilan bagasi 

BANGKAPOS.COM - Kabar pencurian bagasi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, ternyata benar adanya.

Hal ini bermula dari pengakuan seorang penumpang dalam pesan berantai yang mengatakan, kopernya telah dicuri di tempat pengambilan bagasi (conveyor belt) Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Penumpang yang tak menyebutkan namanya tersebut melakukan penerbangan pada Sabtu (12/5/2018) dengan maskapai Garuda Indonesia GA 417 dari Bali dan tiba di Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

"Koper group kami total 5 bagasi, 3 bagasi milik saya."

"Pertama diumumkan kalau conveyor belt No.12. Tapi kemudian berubah menjadi conveyor belt No. 10."

"Tapi setelah ditunggu-tunggu dan tidak ada lagi bagasi penerbangan GA417, koper saya hanya ada 1."

"Lalu kami ke Baggage Service untuk membuat laporan."

Pihak baggage service melakukan pengecekan tapi masih belum ketemu."

"Akhirnya kami membuat laporan," bunyi kutipan pesan berantai dari penumpang tersebut.

Sementara itu, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Viktor Togi Tambunan mengatakan, pihaknya telah menangkap pencuri koper milik penumpang penerbangan maskapai Garuda Indonesia.


Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan saat merilis kasus pencurian 10 buah koper oleh rwmaja berusia 15 tahun di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/5/2018).
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan saat merilis kasus pencurian 10 buah koper oleh rwmaja berusia 15 tahun di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/5/2018). (Kompas.com/Sherly Puspita)
Halaman
1234
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help