Anak Durhaka Tiap Hari Aniaya Ibu Hingga Pingsan Berdarah-darah, Uang Jualan Beras buat Mabuk Miras

Kekejaman Brekele terhadap ibunya Tri Iswanti sudah berlangsung cukup lama. Sang ibu dipukul hingga berdarah-darah dan pingsan.

Anak Durhaka Tiap Hari Aniaya Ibu Hingga Pingsan Berdarah-darah, Uang Jualan Beras buat Mabuk Miras
Kompas.com
Tri Iswanti (kerudung cokelat) bersama kakak dan ibu mertua. 

"Ada tiga mobil pemadam yang datang, kemarin sudah dibersihkan warga," katanya. Dia mengakui kelakuan anaknya sudah keterlaluan. Bahkan sudah mengancam jiwanya.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya harus meminjam uang dari tetangga, karena hasil jualan di pasar habis diminta Izzan.

Baca: Inilah Pria yang Bikin Penumpang Lion Air Panik hingga Ada yang Terluka Gegara Bercanda Bawa Bom

"Kok ya tega menganiaya saya, wong setiap hari saya kasih uang Rp30.000 sampai Rp40.000 kadang lebih, makan tinggal makan, pakaian semua bersih tinggal pakai. Mungkin karena pengaruh obat dan minuman keras jadi parah. Biasanya ngamuk tidak sampai segitunya," ucapnya.

Dia berharap polisi menetapkan hukuman setimpal. Iswanti mengaku berpikir belum tentu menerima kembali anaknya suatu saat nanti.

"Berat mas, berat takut ngancam saya juga. Takut diulangi lagi. Sakitnya belum sembuh," sesalnya.

Iswanti pun masih menunggu rumahnya dibersihkan, dan rencana nya akan dibantu pemuda kampung setempat. Sementara tinggal di rumah kakaknya Sujimah.

Baca: Ternyata Sergio Ramos Pernah Lakukan Teknik Kuncian Serupa Pada Pemain Juventus, Ini Videonya

Pernyataan serupa dikatakan bude pelaku, Sujimah. Akibat kekerasan yang dilakukan ponakannya itu perkakas di rumahnya habis mulai dari gelas hingga piring.

Terakhir kambingnya terpaksa dijual karena luka tusuk, dan seekor lainnya harus dirawat karena luka yang sama.

"Disini kalau tidak diberi seperti di rumahnya sendiri apa yang ada dihancurkan," katanya. (Kompas.com/Markus Yuwono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Izzan, Si Pembakar Rumah Orangtuanya, Setiap Hari Aniaya Ibunya..."

//
//
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help