Kurma, Buah Asal Timur Tengah yang Memiliki Banyak Jenis dan Ragam Cerita

Pasar grosir Tanah Abang ini jadi salah satu tempat berburu kurma favorit di Jakarta.

Kurma, Buah Asal Timur Tengah yang Memiliki Banyak Jenis dan Ragam Cerita
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
┬áJenis kurma nabi atau kurma ajwa yang identik dengan kurma kesukaan Rasulullah, dijual di Pasar Tanah Abang Blok B, Rabu (23/5/2018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Kurma jadi salah satu buah favorit saat bulan Ramadhan untuk sahur, dan berbuka puasa.

Buah asal Timur Tengah ini ternyata memiliki banyak jenis, dan ragam cerita di baliknya.

Lebih dari 10 jenis kurma disajikan di tiap pedagang oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tidak heran pasar grosir ini jadi salah satu tempat berburu kurma favorit di Jakarta.

Baca: Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Membedakan Kurma Manis Alami dan Buatan

Jenisnya mulai dari kurma tunisia, kurma madu mesir, kurma nabi atau ajwa, kurma medjool atau california, kurma sukari, kurma khanaizi, kurma naghal dan masih banyak lagi.

“Satu jenis aja misal kurma madu, itu bisa dari beberapa negara, ada dari Mesir, Afghanistan, Saudi Arabia, sama Tunisia,” tutur Pandu, yang tiga tahun menjaga kios kurma di Pasar Tanah Abang Blok B, kepada KompasTravel, Rabu (23/5/2018).

Baca: Arab Saudi Siapkan Jalur Khusus untuk Jemaah Haji Indonesia

Pandu menjelaskan mulai dari kurma nabi atau kurma ajwa yang dahulu memang identik digemari Rasulullah Salallahu’alayhi Wassalam.

Kurma ini dipercaya paling baik untuk penyembuhan penyakit, harganya pun paling mahal diantara yang lain.

Penjual kurma di Pasar Tanah Abang Blok B, Rabu (23/5/2018).
Penjual kurma di Pasar Tanah Abang Blok B, Rabu (23/5/2018). (KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

“Kalau soal rasa, saya pribadi paling suka kurma sukari. Tiga tahun saya dagang kurma gak bosen-bosen makan jenis itu,” kata Pandu, yang selalu mencoba kurma saat ada kiriman stok.

Jenis kurma sukari di negeri Timur Tengah diperuntukkan untuk kalangan raja, atau keluarga kerajaan.

Lain halnya dengan kurma madinah dan tunisia, yang paling favorit sebagai oleh-oleh haji yang dibagikan pada sanak famili, ataupun tetangga.

Jenis kurma sukari yang tersedia hanya di waktu-waktu tertentu, dan disebut-sebut kurma terenak yang masuk Indonesia, di Pasar Tanah Abang Blok B, Rabu (23/5/2018).Jenis kurma sukari yang tersedia hanya di waktu-waktu tertentu, dan disebut-sebut kurma terenak yang masuk Indonesia, di Pasar Tanah Abang Blok B, Rabu (23/5/2018). (KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

“Kalau kurma madinah yang kualitas sedang biasanya dibagikan untuk tetangga, teman jauh, tapi yang tunisia untuk keluarga dekat, atau sajian dirumah untuk tamu,” terang Ghofur, penjual Kurma dan oleh-oleh haji di Blok C Pasar Tanah Abang kepada KompasTravel.

Baca: Ustaz Abdul Somad Tak Tergoda Bayaran Besar, Cuma Ceramah Ramadan di tvOne, Ini Alasannya

Kurma jenis tunisia memang memiliki kualitas dan cita rasa yang lebih baik, dengan harga yang lebih tinggi dibanding dengan beberapa jenis kurma madinah.

"Akan tetapi soal rasa kurma kembali lagi ke selera masing-masing orang," tambah Ghofur. (Kompas.com/Muhammad Irzal Adiakurnia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita soal Kurma, dari Oleh-oleh Haji sampai Suguhan Raja..."


Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help