Panwaslu Akan Hadirkan 15 Saksi Kasus Dugaan Pjs Walikota Tak Netral

Panwslu Kota Pangkalpinang akan memdatangkan 15 orang saksi dalam kasus yang dilaporkan oleh Tim Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Bangka Belitung

Panwaslu Akan Hadirkan 15 Saksi Kasus Dugaan Pjs Walikota Tak Netral
Bangkapos/Ryan Agusta
Iwan Prahara, Pengacara asal Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panitia Pengawas Pemilu Kota Pangkalpinang akan menghadirkan 15 orang saksi-saksi dalam kasus yang dilaporkan oleh Tim Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Bangka Belitung terhadap Pjs. Walikota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin.

Kasi Penindakan dan Pelanggaran, Nopriansyah kepada bangkapos.com, (Selasa 29/5) mengatakan dalam laporan Tim Hukum dan Advokasi PDIP Babel, ada 15 orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Mereka juga menyampaikan ke kita bukti rekaman suara dan juga foto-foto kegiatan. Kemudian ada 15 orang saksi yang disebut mengetahui kejadian itu,” kata Nopriansyah.

Namun hingga saat ini kata Nopriansyah laporan tersebut masih dalam proses di Sentra Gakkumdu Pangkalpinang. Direncanakan besok, Rabu (30/5) baru akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi.

“Besok baru rencana kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Nanti bisa berkembang apakah 15 itu atau bisa lebih atau berkurang,” kata Nopriansyah.

Asyraf Suryadin dilaporkan karena dinilai sudah tidak netral. Dia mengundang Bapak Prof H Saparuddin MT, Ph.D tertanggal 22 Mei 2018 dengan nomor 005/141/Adm.Kesra/V/2018 dan ditutup dengan tanda tangan Pjs Walikota Pangkalpinang dalam kegiatan nuzulul quran yang digelar di plaza Ramayana.

Meski Asyraf membantahnya, namun pelapor Iwan Prahara mengatakan sudah memiliki bukti-bukti dan saksi-saksi yang melibatkan Asyraf yang juga selaku ASN.

“Kami mendesak Panwas untuk bekerja sesuai aturan yang ada, tapi kami juga menyiapkan langkah hukum dengan membawa kasus ini ke Polda, Kemendagri dan Komite ASN menyangkut statusnya sebagai ASN Pemprov Babel,” papar Iwan.(*)

Penulis: Hendra
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help