Jelang Vonis Tiga Terdakwa Kasus First Travel Cemaskan Nasibnya

Resah, gelisah, cemas dan grogi dirasakan tiga terdakwa kasus penipuan biro perjalanan umrah First Travel.

Jelang Vonis Tiga Terdakwa Kasus First Travel Cemaskan Nasibnya
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa yaitu Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan menjalani sidang eksepsi kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Senin (26/2/2018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Resah, gelisah, cemas dan grogi dirasakan tiga terdakwa kasus penipuan dan pencucian uang biro perjalanan umrah First Travel jelang majelis hakim membacakan putusan atau vonis untuk mereka di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (30/5/2018) hari ini.

Hal itu diungkapkan anggota tim penasihat hukum First Travel, Ferdinand Montororing, saat dihubungi Selasa (29/5/2018) malam.

"Orangnya siap. Artinya apapun putusan hukumnya, mereka siap hadapi. Tapi, kalau ditanya mentalnya (menghadapi vonis) pasti grogi," ujar Ferdinand.

"Yang pasti kalau berhadapan dengan hukum, sangat bergantung kepada majelis hakim yang objektif. Kalau keresahan yang saya lihat terlihat dari raut mukanya," jelasnya saat menceritakan ulang pertemuannya dengan ketiga terdakwa.

Baca: Netizen Curiga saat Lihat Ekspresi Nagita Nyanyikan Lagu tentang Cinta Segitiga

Ferdinand mengakui Andika, Anniesa dan Kiki Hasibuan selaku terdakwa sangat cemas terhadap nasib mereka.

Sebab, pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memberikan tuntutan maksimal berupa hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 20 miliar dari pidana penipuan dan pencucian uang.

"Kekhawatirannya dari tuntutannya saja sudah tuntutan yang paling maksimal, 20 tahun dan Rp 10 M. Rp 10 M itu maksimal di pidana pencucian uang," imbuhnya.

Andika juga khawatir dengan nasib istri dan anaknya yang masih berusia 9 bulan serta adik iparnya, Kiki Hasibuan.

"Saya kira figur disitu kan Andika, kalau istrinya dan Kiki kan bagaimana Andika. Andika lah, yang kelihatannya berbeban, berbeban artinya masih ada istri dan Kiki," terang Ferdinand.

Meski begitu, Ferdinand menilai kekhawatiran dan kecemasan dirasakan ketiga kliennya itu adalah manusiawi mengingat tingginya tuntutan hukuman dari jaksa.

Baca: 1 dari 3 Terduga Teroris yang Diciduk di Probolinggo Bekerja sebagai Penyuluh Pertanian

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help