Kepala Organisasi Perangkat Daerah Bangka Dihimbau Agar Bayar Zakat Maal

Jadi untuk bapak ibu kepala dinas semua yang memiliki harta sebesar itu baik erupa emas, uang yang

Kepala Organisasi Perangkat Daerah Bangka Dihimbau Agar Bayar Zakat Maal
Islam Ru
Ilustrasi Zakat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka M Nasir Hasan mengimbau agar para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangka agar membayar zakat maal.

Untuk batas harta dalam pembayaran zakat maal di Kabupaten Bangka Tahun 2018 ditetapkan sebesar Rp 50.382.000 jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sebesar 42.500.000.

"Jadi untuk bapak ibu kepala dinas semua yang memiliki harta sebesar itu baik erupa emas, uang yang ditabung atau di deposito mencapai  50.382.000 dalam satu Tahun wajim untuk membayar zakat maal. Untuk itu kepada bapak ibu sebmua bagi yang mau membayar zakatnya silahkan menghubungi Baznas Kabupaten Bangka," imbau Nasir melalui rilis yang disampaikan Humas dan Protokol Setda Bangka, Rabu (30/5/2018) melakukan kegiatan pelayanan pembayaran zakat di ruang OR Bangka Bermartabat Setda Bangka.

Menurutnya kegiatan pelayanan pembayaran zakat dilakukan Baznas Kabupaten Bangka terkait dengan instruksi Presiden RI mengenai pelaksanaan layanan pembayaran zakat kepala daerah, Pimpinan OPD dan Direksi BUMD, pemerintah melalui Baznas .

Nasir mengatakan zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.

"Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia," jelas Nasir.

Menurutnya, tujuan pelaksanaan layanan pembayaran zakat adalah, agar dapat ditingkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan pelayanan zakat.

"Selain itu juga untuk meningkatkan pemanfaatan zakat dalam rangka mensejahterakan masyarakat dan menanggulangi kemisikinan. Jadi intruksi presiden adalah optimalisasi pembayaran atau pengolahan zakat," kata Nasir.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help