Omzet Rp 25 Miliar per Bulan, Siapa Sangka Awalnya Hanya Tukang Cuci Mobil

Kisah I Gusti Ngurah Anom, pengusaha oleh-oleh Bali yang berawal dari tukang cuci mobil.

Omzet Rp 25 Miliar per Bulan, Siapa Sangka Awalnya Hanya Tukang Cuci Mobil
Youtube
I Gusti Ngurah Anom 

Setelah bekerja kurang lebih empat tahun, Ngurah Anom mulai mendirikan konveksi sendiri di tahun 1994.

"Tahun 1994 mulai mendirikan konveksi sendiri, satu-satunya konveksi terbesar di Bali adalah Sidharta, tapi setelah itu perkembangan konveksi saya semakin bagus. Tahun 2001, dua konveksi terbesar di Bali yang pertama adalah Cok Konveksi (milik Ngurah Anom) dan baru konveksi Sidharta," tambah Ngurah.

Setelah sukses dengan Cok Konveksi, Ngurah Anom baru membuka Krisna Oleh-oleh.

Krisna Oleh Oleh Bali
Krisna Oleh Oleh Bali (Tribunnews)

Baca: Heboh Dikeluarkan dari Pesbukers, Raffi Ahmad Malah Lakukan Ini Bareng Nagita Slavina, Bahagia

Baca: Dicuekin Saat Ceramah, Ustaz Somad : Mau Pulang Tapi Sudah Terlanjur Masuk

Saat ini Krisna Oleh-oleh telah memiliki 5 outlet di Bali, sedangkan cabang outlet keseluruhan 23 outlet dan di akhir tahun akan berkembang menjadi 29 outlet.

Sedangkan untuk 5 outlet yang ada di Bali, Ngurah Anom menyebutkan omzet per bulannya rata-rata Rp 18 miliar di hari biasa, sedangkan untuk musim liburan bisa mencapai Rp 20-25 miliar.

Sedangkan untuk margin bersih yang diterima Ngurah Anom adalah lima persen.

"Kalo di retail itu marginnya lima persen, jadi tinggal dikalikan aja Rp 25 miliar kali lima persen," tambah Ngurah. (Tribunwow/Tiffany Marantika)

Editor: Evan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved