Soal Pengelolaan Sampah, Masyarakat Tahu Udin yang Bisa

Dalam setiap kampanye dialogis di berbagai tempat, Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang

Soal Pengelolaan Sampah, Masyarakat Tahu Udin yang Bisa
Istimewa
Solihin, warga Kelurahan Air Mawar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam setiap kampanye dialogis di berbagai tempat, Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin,MT.PhD - Drs. H. Edison Taher berulang kali membahas terkait sampah.

Pengelolaan sampah penting bagi Prof Udin sapaan akrab Saparudin untuk menciptakan Pangkalpinang bersih.

Sampah di Pangkalpinang, kata Prof Udin sudah seharusnya menjadi perhatian Pemerintah, lantaran daya tampung yang kian menggunung.

"Kami akan kelola sampah sampai tidak ada sisa dan menjadikan sampah itu berdaya jual yang tinggi," ujar Prof Udin dalam kesempatan beberapa waktu lalu.

Jawaban Prof Udin tersebut menjadi harapan besar masyarakat Pangkalpinang, bahkan mereka menyebutkan hanya pasangan Udin-Edison yang serius dalam mengelola sampah dalam program kerjanya.

"Masalah sampah memang serius," kata Solihin, warga Kelurahan Air Mawar, Sabtu (2/6/2018).

Ia juga sangat yakin dengan kualitas Prof Udin untuk membawa Pangkalpinang lebih baik.

"Perbaikan masalah sampah nomor dua Pak Udin lah yang saya tahu. Beliau termasuk Profesor. Ibaratnya dia tahu bagaimana arah kota lebih baik," akunya.

Pendapat tersebut katanya bukan tanpa alasan. Sebab, Udin-Edison dinilainya telah berbuat dengan membuktikan diri mendengar aspirasi masyarakat, seperti persoalan sampah tersebut.

"Karena dia seorang Profesor. Pendapat kami orang awam begitu menilainya, istilahnya kami orang awam ini beliau tahu apa yang masyarakat mau. Beliau sendiri tempo hari bicara dengan masyarakat Air Mawar soal sampah, makanya saya tahunya Pak Udin," ungkapnya.

"Beliau juga yang punya konsep daur ulang sebagai solusi. Beliau juga bisa memanfaat pengelolaan sampah dengan menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran. Ini penting, harus diperhatikan masalah sampah," tutupnya.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved