2 Siswa SD di Kabupaten Bangka Berhasil Raih Nilai Sempurna, Bakal Dapat reward

Berdasarkan hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018, untuk kelulusan siswa sekolah dasar di Kabupaten Bangka

2 Siswa SD di Kabupaten Bangka Berhasil Raih Nilai Sempurna, Bakal Dapat reward
Bangka Pos/Nurhayati
Padli 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berdasarkan hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun 2018, untuk kelulusan siswa sekolah dasar di Kabupaten Bangka sebanyak 5.661 pelajar dari SD/Madrasah Ibtidayah (MI), dengan jumlah sekolah 188 sekolah se Kabupaten Bangka.

Dari hasil USBN tersebut menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Padli, sebanyak dua pelajar SD mendapat nilai sempurna pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kedua pelajar tersebut dari kecamatan Belinyu dan Mendobarat.

Baca: Viral! Bocah 2 Tahun Menangis Panggil Ibu, Diduga Dianiya dan Disuruh Tidur di Luar Kamar

Baca: Tangkap 3 Terduga Teroris di Universitas Riau, Simak 9 Fakta Ini

Baca: Kabar Baik, Pemerintah Siapkan Opsi untuk Honorer yang Tak Lulus Tes CPNS

"Dari informasi sementara anak kita yang mendapat nilai sempurna baru dua orang, yakni SD dari Kecamatan Belinyu, dan SD dari Kecamatan Mendobarat, untuk mata pelajaran IPA," jelas Padli kepada bangkapos.com, Senin (4/6/2018) di Sungailiat.

Bagi pelajar yang berhasil meraih nilai sempurna tersebut akan mendapatkan reward dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bangka berupa uang tunai.  Reward ini diberikan untuk memacu para pelajar di tingkat SD ini agar lebih giat belajar.

"Reward bentuk rasa terimakasih kita kepada anak yang pintar, sehingga bisa memacu kawan-kawan yang lain untuk bisa sama-sama belajar dengan baik," kata Padli.

Diakuinya, untuk masalah kelulusan tergantung dari penilaian sekolah masing masing, yang menentukan kelulusan.
Namun Padli belum mengetahui pasti Kabupaten Bangka berada diperingkat berapa karena masih sedang dalam proses pembahasan.

"Peringkat juga belum tahu, hari ini baru dirangkingkan karena Sabtu kemarin baru datang, kemarin Minggu libur. Jadi hari ini baru bisa dirangkingkan," ungkap Padli

Dia mengakui untuk jumlah pelajar di Kabupaten Bangka lebih banyak dengan luas wilayahnya yang lebih besar dibanding kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Banfka Belitung.

"Kalau 10 anak, empat saja yang nilainya jatuh maka tidak bisa ditolong, tapi kalo 10 anak, satu anak yang mendapat nilai jatuh masih bisa ditolong," jelas Padli.

Dia juga melihat untuk Tahun 2018 dilihat dari hasil secara keseluruhan nilai USBN secara nasional juga turun. Hal ini menurutnya karena ada soal-soal essay yang harus dikerjakan oleh para pelajar.

"Faktornya ada soal essay , dimana anak belum siap biasanya pilihan ganda, sedangkan essay jawabnya harus penalaran, tidak bisa asal jawab harus sesuai dengan aturan yang ada," ungkap Padli.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved