Lipsus Zonasi Laut

Zonasi Laut Tarik Ulur -Deddy Yulianto: Jelas Urgensinya!

WAKIL Ketua DPRD Bangka Belitung, Deddy Yulianto akan bicara terkait zonasi laut Bangka Belitung

Zonasi Laut Tarik Ulur -Deddy Yulianto: Jelas Urgensinya!
Wilayah IUP Bangka Belitung 

WAKIL Ketua DPRD Bangka Belitung, Deddy Yulianto akan bicara terkait zonasi laut Bangka Belitung. Menurutnya penetapan zonasi sangat mendesak.

Deddy Yulianto, Wakil ketua DPRD Bangka Belitung
Deddy Yulianto, Wakil ketua DPRD Bangka Belitung (bangkapos/Teddy Malaka)

Berikut komentarnya terhadap zonasi laut Bangka Belitung:

Jelas Urgensinya

UNTUK zonasi laut ini jelas sekali urgensinya. Kita ingin bagaimana nelayan terakomodir tidak terganggu, pariwisata terakomodir, namun pertambangan karena pemerintah telah mengeluarkan izinnya tetap diakomodir. Berbarengan.

Saya berharap dalam mengambil keputusan, pemerintah daerah yang nantinya menyampaikan RZWP3K dapat menghasilan keputusan yang bijak. Bagaimana semua bisa berjalan, pariwisata tumbuh, pariwisata tetap bisa berjalan, kita harus secara bijak.

Kita harus memdiasi perusahaan (tambang) yang punya izin, jangan sampai iklim investasi bermasalah di kemudian hari.
Saat ini persoalan Belitung memang cukup dilematis. Di satu sisi ketika perusahaan sebagai pemilik IUP telah mengantongi CnC, dan di satu sisi berbenturan dengan pariwisata.

Apakah di situ daerah pariwisata semua? nggak kan. Seperti di Belitung Timur adanya pro- kontra, tidak semua laut di Belitung bisa digunakan untuk pariwisata.

Kita secara bijak memediasi ini, mengambil keputusan, mana yang bisa ditambang, mana yang tidak.

Akibat pertambangan nelayan harus ada kompensasi, akibat pertambangan pariwisata harus ada kompensisasi.

Selebihnya saya melihat ada perusahaan yang hanya mencaplok IUP laut namun tak ada keseriusan. Ini hanya mengkapling laut, tak ada aktivitas, tak ada kapal isapnya, IUP hanya untuk kuota ekspor.

IUP formalitas seperti itu kita minta dicabut saja. (tea)

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved