Home »

Lokal

» Bangka

Soal Napi Pencabulan yang Diduga Dianiaya Petugas Lapas, Ini Kata Kalapas Bukit Semut

Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum petugas Lapas Bukit Semut Klas B Sungailiat terhadap napi pelaku pencabulan terhadap anak

Soal Napi Pencabulan yang Diduga Dianiaya Petugas Lapas, Ini Kata Kalapas Bukit Semut
Bangka Pos / Nurhayati
Kepala Lapas Bukit Semut Klas B Sungailiat Faozul Ansori saat mengelar konfrensi pers terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oknum petugas Lapas Bukit Semut Klas B Sungailiat terhadap Renhard napi pelaku pencabulan, Selasa (5/6/2018) di Lapas Bukit Semut Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum petugas Lapas Bukit Semut Klas B Sungailiat terhadap napi pelaku pencabulan terhadap anak, Renhard sempat viral.

Apalagi ibu Renhard, Ermita Simanjuntak (57) sempat mengadukan kasus penganiayaan terhadap anaknya tersebut kepada pengacara terkenal Hotman Paris.

Kepala Lapas Bukit Semut Klas B Sungailiat Faozul Ansori mengelar konfrensi pers untuk meluruskan dan mengklarifikasi terkait dengan tuduhan penganiayaan yang dilakukan oknum pegawai Lapas Bukit Semut terhadap Renhard.

Dijelaskan Faozul kronologis kejadian dimana ia menerima pengaduan dari Ermita, Ibu Renhard pada tanggal 17 Mei 2018 sekitar jam 16.00 WIB di kediamannya.

"Beliau datang ke rumah saya, di rumah dinas kalapas mengadukan bahwa telah terjadi pemukulan terhadap anaknya. Tentunya saya dari kalapas mendengar pengaduan dari ibunya saya terkejut karena secara tertulis saya tidak ada laporan dari anak buah saya secara lisanpun tidak ada," ungkap Faozul kepada wartawan, Selasa (5/6/2018) di Lapas Bukit Semut Sungailiat.

Untuk itu pada tanggal 18 Mei 2018, ia membuat surat perintah kepada tim agar memeriksa kebenaran adanya aduan tersebut. Tim melakukan pemeriksaan selama tiga hari dimana dari hasil pemeriksaan tersebut pengadian dari Ibu Renhard memamg benar.

Namun disampaikan Faozul kronologis mengapa petugas lapas bisa melakukan penamparan terhadap Renhard, dimana pada tanggal 21 April 2018, Renhard memfitnah rekan satu selnya Kholid dengan memasukan uangnya ke dalam tas milik Kholid.

Namun pada tanggal 23 April, Anggi teman sel Renhard mengetahui persis bahwa yang memasukan uang ke dalam tas Kholid adalah Renhard sendiri.

Setelah dikonfrontir ternyata Renhard mengakui ia sendiri yang memasukan uang ke dalam tas Kholid dengan tujuan karena Kholid mengetahui perbuatan Renhard melakukan pelecehan seksual dengan Pri Mulyono yang teman satu selnya.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help