Home »

Lokal

» Bangka

Bawaslu Babel Sebut Tingkat Kerawanan Pilkada Bangka Rendah

Panwaslu Kabupaten Bangka mengelar rapat koordinasi persiapan dan kesiapan dalam tahapan distribusi logistik, masa tenang dan pungut

Bawaslu Babel Sebut Tingkat Kerawanan Pilkada Bangka Rendah
Bangka Pos/Nurhayati
Rapat koordinasi persiapan dan kesiapan dalam tahapan distribusi logistik, masa tenang dan pungut hitung demi terwujudnya pilkada 2018 yang aman, damai dan berintegritas, yang diselenggarakan Panwaslu Kabupaten Bangka, Kamis (7/6/2018) di Novilla Boutique Resort and Spa Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Panwaslu Kabupaten Bangka mengelar rapat koordinasi persiapan dan kesiapan dalam tahapan distribusi logistik, masa tenang dan pungut hitung demi terwujudnya Pilkada 2018 yang aman, damai dan berintegritas, Kamis (7/6/2018) di Novilla Boutique Resort Sungailiat.

Ketua Bawaslu Babel Edi Irawan mengingatkan pada tanggal 27 Juni 2018 dilaksanakan pemungutan suara untuk pemilihan kepala daerah 2018 nanti. Dimana pada situasi di Bulan Suci Ramadan ini masih ada aktivitas kampanye.

"Melihat sikon kita berharap tidak hal-hal yang tidak diinginkan, H-3 harus steril pasangan dari calon pada masa tenang masih dalam suasana lebaran," ungkap Edi.

Ia minta para anggota panwas sampai tingkat Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) selalu membangun koordinasi yang baik ke semua stakeholder, pihak keamanan, aparat desa dan menjaga kondusifitas yang sudah terjalin.

Disampaikan Edi dari pantauan Bawaslu Babel dalam penyelenggaraan pilkada ada tiga daerah yang melaksanakan pemilu. Melihat dari ukur indeks kerawanan dikategorikan untuk Pilkada Kabupaten Bangka tidak rawan atau tingkat kerawanannya rendah.

Namun secara hitungan provinsi diakuinya di awal bawaslu punya kekhawatiran, di Kabupaten Bangka dilihat dari luasan wilayah, tetapi ternyata di Pangkalpinang lebih tinggi dibanding Belitung dan Bangka.

"Di Kabupaten Bangka sangat kondusif hasil zero pelanggaran sampai hari ini. Tidak ada rekapnya, luar biasa, artinya sejalan dengan apa yang disampaikan oleh pemda," kata Edi.

Dia berharap terjaga sampai akhir tahapan pilkada, dan lebih ditingkatkan kerjasama yang baik antar calon peserta pemilu, timnya dan permilih.

"Pemilih yang diekploitasi peserta pilkada, pemilih ini resisten dalam melakukan tindakan negatif mudah terprovokasi. Kita minta masyarakat, tim kandidat, tim kampanye menjaga kondusifitas," harap Edi.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help