Lipsus Zonasi Laut

Cadangan Timah di Laut Masih Melimpah

Sebanyak 58 Kapal Isap Produksi (KIP) dan tiga unit Kapal Keruk (KK) beroperasi di perairan Bangka Belitung

Cadangan Timah di Laut Masih Melimpah
bangkapos.com/Riyadi
BEROPERASI DI TELUK KELABAT -- Salah satu kapal isap produksi (KIP) beroperasi di Teluk Kelabat Belinyu. Keberadaan KIP tersebut sejak beberapa bulan terakhir terus ditolak oleh nelayan setempat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 58 Kapal Isap Produksi (KIP) dan tiga unit Kapal Keruk (KK) beroperasi di perairan Bangka Belitung. Kapal-kapal itu menghisap pasir timah yang melimpah di perairan Bangka Belitung.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suranto Wibowo mengatakan dari 306 IUP laut belum semuanya beroperasi. Aktivitas terpadat berada di Tempilang Kabupaten Bangka Barat.

"KIP yang beroperasi ada 58 dan 3 kapal keruk. Ada di Penyusuk daerah Tempilang paling banyak. Tidak yang baru lama semuanya, ada juga yang perbaikan," kata Suranto belum lama ini.

Ia menyebutkan, potensi cadangan timah di laut cukup besar, seperti PT Timah cadangan terbesarnya berada di kawasan 0-2 mil laut. Ia menyebutkan jika rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil tidak membolehkan adanya tambang laut, maka potensi cadangan PT Timah akan berkurang drastis.

"Rata-rata IUP PT Timah 0-4 mil, tapi potensi terbesar dibawah 2 mil, kalau ini dihapuskan tinggal 20 persen potensi. Ya itulah," katanya.

Nilai potensi sumberdaya timah yang dimiliki (termasuk cadangan) sebesar Rp194 T, dan 51 persennya atau senilai Rp 99 T berada di Laut Bangka Belitung.

Praktisi pengelolaan usaha pertambangan, Ichwan Azwardi mengungkapkan seluruh aktivitas pertambangan harus dimulai dari eksplorasi cadangan. Guna menemukan sumberdaya dan nilai ekonomi.

"Mustahil jika ada pertambangan yang tidak memulai eksplorasi cadangan dulu," ungkap Ichwan Azwardi

Baginya, mencari cadangan timah tidak sederhana karena merupakan indokator ekonomi atau deposit yang akan dikelola. Maka, saat menyusun cadangan harus mempertimbangkan semua hal dan memperikirakan presentasenya melalui sejumlah kajian.

Artinya, cadangan timah milik sebuah perusahaan merupakan dasar atau landasan aktivitas pertambangan.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved