Miris, Nek Cicih Kembali Dilaporkan Polisi oleh 4 Anak Kandungnya Karena Warisan Berikut 5 Faktanya!

Cicih (78), warga Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung digugat 4 anak kandungnya karena menjual warisan almarhum suaminya

Miris, Nek Cicih Kembali Dilaporkan Polisi oleh 4 Anak Kandungnya Karena Warisan Berikut 5 Faktanya!
facebook
Nenek Cicih 

BANGKAPOS.COM - Cicih (78), warga Jalan Embah Jaksa, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung digugat empat anak kandungnya karena menjual warisan almarhum suaminya.

Warisan tersebut memang sudah dihibahkan kepada Cicih, namun keempat anaknya yakni Ai Sukmawati, Dede Rohayati, Ayi Rusbandi, dan AI Komariah tetap menggugat warisan itu.

Dilansir Tribunwow.com dari Kompas.com, berikut ini 5 fakta nenek Cicih yang kembali dilaporkan kepolisian oleh keempat anaknya.

1. Gugatan Pertama

Cicih pertama kali digugat keempat anaknya pada Februari, 2018.

Total gugatan yaitu gugatan materil Rp 670 juta yang terdiri dari harga bangunan senilai Rp 250 juta dan harga tanah Rp 5 juta per meter.

Untuk imateril, berupa kehilangan hak subjektif yaitu hak atas harta kekayaan, kehilangan kepastian hukum, dan kehormatan di masyarakat, yang dinominalkan sebesar Rp 1 miliar.

Gugatan itu tercatat dalam Perkara Perdata Nomor: 18/PDT.G/2018/ PN BDG.

2. Almarhum Suami Cicih Juga Telah Membagi Harta Pada Empat Anaknya

Kuasa hukum Cicih, Hotma Agus Sihombing menjelaskan, sebelum almarhum suami Cicih, S Udin meninggal, ia telah membagikan harta pada anak-anaknya.

Harta tersebut berupa tanah dan bangunan di Jalan Embah Jaksa No19 RT 01 RW 01 Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved