Sempat Diterpa Cuaca Buruk, Kapal Tanker Tersangkut Batu di Belitung

Satu unit kapal tangker MT Team Ace kandas di perairan Belitung pada koordinat 2derajat57.107derajat12.937'E

Sempat Diterpa Cuaca Buruk, Kapal Tanker Tersangkut Batu di Belitung
Kolase/bangkapos.com
Kondisi kapal MT Team Ace asal pelabuhan Singapura menuju pelabuhan Tanjung Emas Semarang kandas di perairan Pulau Kelemar, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Kamis (7/6/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Satu unit kapal tanker MT Team Ace kandas di perairan Belitung pada koordinat 2derajat57.107derajat12.937'E atau tepatnya di Pulau Kelemar, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Informasi sementara, kapal berlayar dari pelabuhan Singapure menuju pelabuhan Tanjung Emas Semarang itu sempat diterpa cuaca buruk sehingga kapal tersangkut di atas batu Pulau Kelemar.

"Kami dari Posal Mindanau Tanjungpandan bersama staf KSOP, Polairud Polres Belitung dan Bea Cukai Tanjungpandan melakukan SAR gabungan ke kapal MT Team Ace tadi siang. Kondisi kapal duduk di atas batu Pulau Kelemar, tapi kapal tidak mengalami kebocoran dan tidak ada pencemaran minyak," ujar Danposal Mindanau Tanjungpandan Letda Laut (t) Dimun kepada posbelitung.co, Kamis (7/6/2018).

Ia menjelaskan informasi awal Danposal Mindanau Tanjungpandan mendapatkan informasi kandasnya kapal tersebut dari Ketua Insa Kabupaten Belitung, Rabu (6/6/2018).

Kemudian pihaknya melakukan koordinasi dengan KSOP Tanjungpandan terkait informasi tersebut.

Akhirnya, tim SAR gabungan segera mendatangi lokasi kapal Team Ace yang berjarak 30 mil dari Tanjungpandan menggunaan kapal KPLP Tanjungpandan.

Ternyata, kapal dengan kapasitas 3.182 GT, panjang 93.700 meter dan draft 6.328 meter itu memiliki awal 16 orang asal Myanmar.

Sementara itu, untuk agen pelayarannya dipegang oleh PT Artha Bahari Nusantara yang beralamat di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Menurutnya tim SAR gabungan sudah memeriksa dokumen kapal oleh Syahbandar Tanjungpandan dan mengecek dokumen muatan yang dilakukan oleh Bea Cukai Tanjungpandan.

"Untuk tindaklanjutnya akan dilaksanakan koordinasi antara pihak agen pelayaran dengan tim Kementerian Perhubungan untuk penyelamatan kapal tersebut," ujar Dimun.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved