7 Etika Membayar Zakat Beserta Penjelasannya, Boleh Dirahasiakan, Boleh Pula Terang-terangan

Jika sebelumnya telah diulas bagaimana niat dan doa zakat fitrah serta berbagai hukum zakat, maka selanjutnya hendaknya seorang ...

7 Etika Membayar Zakat Beserta Penjelasannya, Boleh Dirahasiakan, Boleh Pula Terang-terangan
Lafal Niat saat menyalurkan Zakat Fitrah 

BANGKAPOS.COM -- Membayar zakat fitrah sangat dianjurkan bagi umat Islam sebagai kesempurnaan ibadah di bulan puasa Ramadhan ini.

Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga, yang artinya memberikan sebagian kekayaan untuk orang yang berhak menerimanya (mustahiq) jika sudah mencapai nisab (jumlah kekayaan minimal) dan haul (batas waktu) zakat.

Berkaitan dengan zakat fitrah, harus diberikan sebelum salat Idul Fitri.

Misalnya 1 atau 2 hari sebelum salat Id, apabila lewat dari salat Id maka jatuhnya sebagai sedekah.

Jika sebelumnya telah diulas bagaimana niat dan doa zakat fitrah serta berbagai hukum zakat, maka selanjutnya hendaknya seorang muzakki (orang yang hendak membayar zakat) juga memerhatikan berbagai etikanya sehingga pembayaran zakatnya diterima dan diridhai Allah SWT.

Baca: 10 Jenis Kuda dari Berbagai Negara, Nomor 1 Miliki Kecepatan Tinggi, Cerdas dan Tangkas

Baca: Depresi Jadi Budak Seks 31 Pria, Terungkap Isi Surat Jang Ja Yeon BBF: Balaskan Dendamku!

Lalu apa saja etika membayar zakat yang harus diperhatikannya?

1. Segera membayar zakat setelah waktu wajibnya tiba

Ini dilakukan karena beberapa pertimbangan, yaitu:

- Menampakkan rasa senang menaati perintah Allah SWT dan Rasul-Nya;

- Membahagiakan orang yang menerimanya;

Baca: Dari Lecehkan Agama, Ayu Ting Tempelkan Dada, dan Penuh Kata Jorok, Ini Daftar Dosa-dosa Pesbukers

Baca: Pria Bangladesh Ini Jual Tanah untuk Jahit Bendera Tim Jerman Sepanjang 5,5 Km, Alasannya Hanya Ini

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help