Dinas Kesehatan Siapkan Tablet Tambah Darah Untuk Remaja Putri, Ini Kegunaannya

Bahkan pengadaan stok obat-obatan ini dianggarkan untuk persediaan 18 bulan dengan biaya sekitar Rp 1 miliar

Dinas Kesehatan Siapkan Tablet Tambah Darah Untuk Remaja Putri, Ini Kegunaannya
Bangkapos/Edwardi
Heri Setiawan, Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Stok obat-obatan untuk memenuhi kebutuhhan sembilan puskesmas induk yang ada di Kota Pangkalpinang hingga akhir tahun 2018 dipastikan aman dan tersedia dengan baik.

Bahkan pengadaan stok obat-obatan ini dianggarkan untuk persediaan 18 bulan dengan biaya sekitar Rp 1 miliar.

Hal ini diungkapkan Heri Setiawan, Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang kepada Bangkapos.com, Jumat (08/06/2018) di kantornya.

"Saat ini kita juga baru pengadaan melalui proses e-katalog, bahkan ada yang sudah masuk obatnya sesuai dengan permintaan puskesmas. Kegiatan pengadaan tahun ini untuk memenuhi kebutuhan tahun depan sehingga tidak ada kekosongan stok obat-obatan," jelasnya.

Ditambahkannya saat ini dari program yang paling banyak itu pengadaan tablet tambah darah.

"Tablet tambah darah ini berkenaan dengan program dari pemerintah pusat untuk pengadaan tablet tambah darah bagi remaja putri di Indonesia," ujarnya.

Dilanjutkannya, jadi sasarannya nanti ke sekolah-sekolah, karena memang pengadaannya tahun ini lebih banyak dari tahun kemarin.

Program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 yang lalu.

"Fungsi pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri ini untuk meninggikan hemoglobin atau Hb darah, sebagai persiapan jangan sampai menyulitkan para remaja putri itu ketika memasuki usia menikah, sehingga bisa menjadi kematian ibu dan bayi saat melahirkan," jelasnya.

Ditambahkannya, karena itu pemerintah sejak dini melaksanakan program tablet tambah darah untuk remaja putri ini, supaya kadar Fe atau zat besi dalam darahnya tercukupi.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved