Jelang Lebaran 2018, Daging Beku Laris 1,5 Ton

Jelang lebaran 2018, daging beku yang dijual Perum Bulog Sub Divre Wilayah Bangka laris manis.

Jelang Lebaran 2018, Daging Beku Laris 1,5 Ton
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Kepala Bulog Sub Divre Bangka, Tri Novianti 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Jelang lebaran 2018, daging beku yang dijual Perum Bulog Sub Divre Wilayah Bangka laris manis.

Tercatat sejak dipasarkan pada 1/5/2018 lalu sebanyak 1,5 ton terjual. Hal itu, mencerminkan masyarakat  Bangka Belitung antusias membeli dan khawatiran terhadap kualitas daging tersebut tertepis, Jumat (8/6/2018).

Kepala Bulog Sub Divre Bangka, Tri Novianti mengungkapkan penjualan daging beku  melalui sejumlah pasar murah yang diadakan pemerintah daerah, bergerak dari rumah ke rumah masyarakat, dan di Kantor Bulog Cabang Pangkalpinang.

Selain itu, di Pasar Daging juga sejumlah pedagang dibantu oleh Bank Indonesia untuk fasilitas Freezer lalu bulog memasok ketersediaan daging beku.

“Sejumlah masyarakat juga ada yang datang membeli daging beku ke Kantor,” ungkap Tri Novianti

Ia mengaku mulanya sempat ragu menjual daging beku karena baru tahun pertama dilakukan di Bangka Belitung.

Tetapi, saat melakukan referensi antusiasme masyarakat melalui penjualan rupanya antusiasnya cukup tinggi. Melihat hal tersebut, kedepannya akan dibangun gudang yang mampu menampung 2,9 Ton.  Ditargetkan, pasca idulfitri pembangunan diberlangsungkan.

“Harganya cukup terjangkau, yakni Rp. 80000 perkilogram sesuai ketentuan Permendag nomor 5. Khusus ramadan dan jelang lebaran ditargetkan 2,5 ton terjual. Insyaallah target itu tercapai melihat peminatnya terus meningkat,” kata Tri Novianti

Baginya, saat ini ketakutan masyarakat terhadap kualitas daging beku mulai pudar setelah mencoba konsumsi daging tersebut. Lonjakan pembelian terjadi saat penjualan di pasar murah.

“Adanya daging beku sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pilihan konsumsi daging kepada masyarakat. Sehingga, kini mereka dapat memiliki konsumsi daging sapi segar atau daging beku dengan kualitas yang hampir sama dan harga jauh lebih murah,” Imbuh Tri Novianti

Perihal ketersediaan, Daging Beku ini langsung dikirimkan dari Palembang melalui kargo pesawat terbang. Meninggat kapasitas Freezer 300 kilogram cukup terbatas, jika stok mendekati habis makan makan akan dikirimkan lagi. Tetapi, setelah gudang dibangun persediaan daging beku akan terus didatangkan.

“Kedepannya, daging beku akan terus dijual bahkan setelah idulfitri, nantinya akan ditargetkan 10 ton daging terjual perbulan,” sebut  Tri Novianti(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved