Korban Lakalantas Tertusuk Kayu berdiameter 5cm Sudah Stabil

Korban lakalantas di Desa Ibul yang tertusuk kayu sudah dalam perawatan pihaknya dan saat ini kondisinya stabil.

Korban Lakalantas Tertusuk Kayu berdiameter 5cm Sudah Stabil
Ist
Dokter specialis bedah RSUD Sejiran Setason Bangka Barat, Dr Ari Widiyandi (tengah) ditemani Plt direktur RSUD setempat Yudi Widyansa dan doket Henda saat memberikan keterangan di mengenai pasien Dy (27) korban lakalantas tertusuk kayu, Jum'at (8/7) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dayang (27), Korban Lakalantas di Desa Ibul kecamatan Simpang Teritip  yang tertusuk kayu kondisinya kini sudah stabil.

Hal ini dikatakan oleh Dokter Spesialis bedah Rumah sakit Umum Daerah Sejiran setason Kabupaten Bangka Barat, Dr Ari Widiyanti kepada bangkapos.com, Jumat (8/6/2018).

"Saat ini kondisinya sudah stabil dan sadar, tekanan darahnya 300 CC. Sekarang tinggal perawatan luka dan obserpasi pada rongga dadanya," ujarnya.

Diceritakan  Ari pasien awal mula masuk IGD Kamis (7/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Kemudian langsung mendapat perawatan intensif dan dilakukan operasi.

Setelah operasi dilakukan barulah kayu yang tertusuk di perut bagian kiri hingga tembus ke otot korban dicabut. Diameter kayunya sekitar 5 cm.

"Pada luka tusuk ini korban tidak apa-apa, padahal lumayan tebal, kami heran juga," ungkapnya.

Luka yang lain terdapat di bagian leher, sepertinya tertusuk kayu juga.

Karena tembus ke rongga dada hingga menyebabkan lima tulang iganya patah.

Saat korban bernapas terdengar bunyi, karena ada saluran yang tembus ke rongga dada.

Ada juga tulang yang hilang sedikit.

"Sebenarnya itu yang membuat dia syok, itu yang parah karena pembuluh darahnya yang kena jadi darahnya muncrat, waktu kita masukin jari ke dalam, keraba pembuluh darahnya, tapi tidak sampai kena," jelasnya.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved