Warga Serbu Bazar Murah Lazizmu, Tak Sampai Sejam Sembako Ludes Terjual

Pasar Murah Ramadan Sembako Murah yang dijual Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sadaqoh Muhammadiyah (Lazismu)

Warga Serbu Bazar Murah Lazizmu, Tak Sampai Sejam Sembako Ludes Terjual
Bangka Pos / Nurhayati
Sembako Murah yang dijual Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sadaqoh Muhammadiyah (Lazismu), Jumat (8/6/2018) di Masjid Muhammadiyah Baitul Ummah Sungailiat diserbu warga Sungailiat dan sekitarnya. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sembako Murah yang dijual Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) di Masjid Muhammadiyah Baitul Ummah Sungailiat diserbu warga Sungailiat dan sekitarnya, Jumat (8/6/2018) 

Tidak sampai satu jam beras premium 118 warna biru sebanyak lima kilogram yang biasa dijual di pasar sebesar Rp 65.000 dijual dibazar tersebut hanya seharga Rp 55.000 sebanyak 200 karung plastik langsung habis diserbu pembeli. Sedangkan gula dijual seharga Rp 10.000, minyak goreng Rp. 10.000 perliter, terigu seharga Rp 7.000 perkilogram dan sirup Rp 8.000 hingga Rp 13.000, mie intans enam bungkus Rp 10.000 dan telur seharga 10.000 per 10 butir.

Namun banyak warga yang kecewa karena tidak kebagian sembako murah tersebut. Sebagian warga protes karen jadwal bazar jam 14.00 WIB tetapi sembako murah sudah habis terjual.

Pada kesempatan Novian Yatrizal, selaku Sekretaris Lazismu meminta maaf kepada warga karena sembako yang mereka siap terbatas. Tujuan diadakannya, kegiatan ini untuk membahagiakan warga di Bulan Suci Ramadan ini dengan mengelar bazar murah. Selain itu juga pihaknya membagikan bingkisan untuk kaum duafa dan mengelar buka puasa bersama.

"Kemarin kita sudah mengadakan pembagian paket sembako untuk para duafa sebanyak 40 paket dan hari ini ada 100 paket yang akan dibagikan pada saat berbuka puasa bersama. Siang ini kita laksanakan bazar walaupun kecil-kecilan untuk membantu masyarakat yang tidak mempunyai kemampuan lebih untuk menyambut puasa dan lebaran," jelas Novian

Kegiatan ini pertama kalinya dilakukan oleh Lazismu bekerjasama Pengurus Muhammadiyah dan Asyiah Kabupaten Bangka.

Menurutnya Lazismu mempunyai kegiatan Gemar Jumat Peduli Duafa yakni gerakan untuk mengajak masyarakat berbahagia dan rela berkorban. Setiap hari Jumat sejak dua tahun lalu hingga saat ini Lazismu membagikan 30 hingga 40 paket sembako untuk kaum duafa, dimana sudah sekitar 3.000 duafa yang dibantu.

"Memberi sedekah itu sama dengan kebutuhan jiwa dan rela berkorban. Kita cari rumah para duafa. Kita antarkan ke rumahnya. Hari ini karena Romadan kita buat acara tambahan termasuk bazar dan sorenya berbarengan dengan safari Ramadan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Babel membuat acaranya di masjid. Biasanya kita datengin ke rumah-rumah sambil mendatangkan para duafa," ungkap Novianto.

Dana untuk kegiatan sosial ini berasal dari para donatur, muzakki, jamaah Masjid Baitul Ummah, umat Islam baik dalam dan luar negeri. Diakui Novianto terkadang mereka menggalang dana melalui Facebook maupun WhatsApp.

Untuk pembelian sembako menurutnya tidak boleh diborong maksimal untuk beras tiga karung. Pihaknya mencari distributor yang murah untuk penyaluran barang bagi pasar sembako murah di masjid Baitul Ummah ini.

"Untuk tahap awal ini kita akan evaluasi mudah-mudahan akan dilaksanakan tahun depan lagi," kata Novianto.

Ia berharap ke depan Lazizmu bisa menjadi lembaga yang memberdayakan masyarakat terutama para duafa dimana yang masih produktif dibantu permodalan dan tidak bisa lagi berusaha diupayakan diberikan sembako setiap bulan karena tidak sedikit warga yang tidak memiliki kemampuan ekonomi.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved