Isi Ramadan, Nuha dan Sayyid Bikin Science Experiment and Quran Learning

Shofi Latifah Nuha Anfaresi dan Sayyid mengajak para pelajar sekolah dasar untuk mengikuti Science Experiment and Quran Learning.

Isi Ramadan, Nuha dan Sayyid Bikin Science Experiment and Quran Learning
Istimewa
Shofi Latifah Nuha Anfaresi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Banyak kreativitas yang bisa dilakukan oleh para remaja untuk mengisi waktu selama Bulan Suci Ramadan.

Seperti yang dilaku dua bersaudara Shofi Latifah Nuha Anfaresi dan adiknya Sayyid. Kakak beradik ini mengajak para pelajar sekolah dasar untuk mengikuti Science Experiment and Quran Learning.

Kegiatan ini akan dilaksanakan Selasa (12/6/2018) jam 14.00 hingga 19.00 WIB di Hutan Wisata Sungailiat.

Dalam kegiatan ini akan diadakan Science and Qur'an Talk, pameran Science Experiment,
Tapping Video untuk anak-anak Palestina dan nonton film ilmuwan muslim Al-Khawarizmi.

Acara ini tanpa dipungut bayaran alias gratis dimana superhero science sebutan untuk para peserta selain bisa mendapatkan ilmu dan wawasan juga mendapat free takjil dan makan malam.

Menurut Nuha, ia ingin mengenalkan ilmu sains dan teknologi sejak dini kepada anak-anak dengan melakukan eksperimen science sederhana agar tertarik.

"Anak-anak lebih sering main ketimbang mempelajari sains padahal banyak hal-hal yang belum mereka tahu bekum pernah mereka temukan. Jadi pengen buat adek-adek dekat dengan sains dan dilandasi dengan akhlak Islami yakni akhlak Al Qur'an," jelas Nuha kepada bangkapos.com saat ditemui di kediamannya, Senin (12/6/2018).

 Shofi Latifah Nuha Anfaresi
 Shofi Latifah Nuha Anfaresi (Istimewa)

Menurutnya banyak ilmuan Islam yang pintar dibidang sains dan qur'an. Bahkan banyak yang menjadi hafish atau penghapal qur'an. Tak sedikit diantaranya memberi kontribusi untuk kemaslatan umat di dunia.
Nuha mencontohkan seperti Al-Khawarizmi yang merupakan ilmuan besar dunia yang juga penghapal qur'an.

"Kita di sini ini membuat adik adik ketika belajar sains juga mengenal Alquran," kata Nuha.

Ide kegiatan ini timbul karena banyak ilmuan Islam yang ditutupi oleh kalangan barat sehingga tidak banyak yang mengenal ilmuan dari kalangan Islam. Untuk itu ia ingin melahirkan ilmuan dari kalangan umat Islam dengab mengenalkan sains dan Qur'an kepada para pelajar sekolah dasar agar termotivasi untuk menjadi ilmuan.

"Anak-anak lebih cepat nangkap. Saat SD Nuha juga pernah ikut eksperimen di SMA Muhammadiyah tertarik keren jadi pengen bikin kayak gini juga dan untuk memperkenalka ilmuan Islam," ungkap Nuha.

Untuk itu bersama adik-adik dan temannya Nuha sudah membuat berbagai eksperimen sederhana untuk diaplikasikan pada kegiatan Science Experiment and Quran Learning.

Ia berharap para peserta punya semangat meningkat wawasan sains dan akhlak mereka dengan Al Qur'an serta bisa terinspirasi.

Fadillah Sabri ayah Nuha, mendukung kegiatan yang dilakukan putra-putrinya mengadakan kegiatan Science Experiment and Quran Learning. Dana untuk melaksanakan kegiatan ini menurutnya dari Nuha sendiri yang mendapat dana sebesar Rp 5 juta dari Rektor Universitas Islam Indonesia atas prestasinya. Bahkan sebagian dana itu juga disumbangkannya untuk perjuanganwarga Gaza Palestina.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help