Road To Election 2018

Program Sembako Murah Menjadi Prioritas Molen

Cawako PangkalpinangMaulan Aklil (Molen) mengatakan dirinya akan menjadikan program sembako murah menjadi prioritasnya bila terpilih sebagai Wali Kota

Program Sembako Murah Menjadi Prioritas Molen
Istimewa
Cawako Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) terlihat akrab dengan anak-anak yang berada di sekitar lokasi kebakaran di Jalan Trem, Pasir Padi, Girimaya. 

BANGKAPOS.COM--Cawako PangkalpinangMaulan Aklil (Molen) mengatakan dirinya akan menjadikan program sembako murah menjadi prioritasnya bila terpilih sebagai Wali Kota.

Molen menyebut stabilitas harga menjadi salah satu yang dirinya akan pertahankan, termasuk saat menghadapi puasa dan Lebaran.

Molen mengatakan dirinya akan melakukan pendekatan dan lobi pada Perum Bulog dan stakeholder terkait untuk menjaga harga sembako tetap murah di Pangkalpinang. Dia berujar, tidak akan ketimpangan harga sembako bila menjadi Wali Kota.

"Sembako murah sebenarnya kita sudah ada Perum Bulog dan sebagainya. Tinggal kita melakukan pendekatan, lobi politik. Kita bisa memberi pemahaman dengan Bulog agar khusus di Pangkalpinang distabilkan harga sembako, jangan ada ketimpangan," ujar Molen, Senin (11/6/2018).

Terkait mafia sembako yang biasa bermain, Molen menegaskan dirinya akan tegas menindak mereka. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan Bulog dan aparat kepolisian.

"Dari Pemkot, kira harus tegas terhadap mafia. Kita akan tindak sesuai aturan yang ada. Dengan menggaet, pendampingan dari Bulog dan kepolisian," tegasnya.

"Saya yakin dengan kerjasama dengan Bulog, kita bisa kok menjaga harga sembako," lanjut Molen.

Molen menyebut dirinya sudah berpengalaman dalam menjaga stabilitas harga sembako agar tetap murah dan terjangkau oleh masyarakat. Apalagi sebenarnya beras dan daging sudah ada stok dari pemerintah dengan harga yang ditentukan.

"Kan saya juga sudah pernah, saya kan sudah di birokrat lama jadi sudah pernah mengalami ini. Daging dan sembako ini kan sudah ada dari pemerintah, dari Bulog juga, ada stok yang harganya ditentukan. Jadi kita bisa (menjaga harga itu)," ucap Molen.

"Dulu saat saya jadi Bupati, kami melakukan pendekatan dengan orang-orang pasar dan kerjasama dengan stakeholder terkait agar didiskusikan bersama. Jangan sampai ada yang rugi, semua serba untung, diambil jalan tengahnya," tutup Molen.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help