Road to Election 2018

Tim Molen Akan Penjarakan Penyebar Selebaran Gelap

Maulan Aklil-Sopian tidak akan mentolerir siapa saja yang melakukan kampanye hitam dalam Pilkada Pangkalpinang 2018.

Tim Molen Akan Penjarakan Penyebar Selebaran Gelap
Istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat melakukan kampanye dialogis bersama warga Pangkalpinang beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Tim Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil-Sopian tidak akan mentolerir siapa saja yang melakukan kampanye hitam dalam Pilkada Pangkalpinang 2018.

Mereka akan memenjarakan oknum-oknum yang coba merusak pesta demokrasi di Pangkalpinang.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Bappilu PDIP Babel, Imam Wahyudi.

Sebagai salah satu parpol pengusung, Imam mengatakan partai berlambang banteng itu sudah mengerahkan relawan untuk menjaga agar Pilkada berjalan lancar.

Imam menyebut, tim akan melaporkan pada Gakumdu dan Panwas bila menemukan adanya kampanye hitam dalam bentuk apapun.

Dia juga ingin penegak hukum dan penyelenggara Pemilu tegas menindak siapapun yang menyebarkan fitnah dalam bentuk apapun.

"Kita akan laporkan ke Gakumdu, kemudian kita akan laporkan juga ke Panwas. Kita minta mereka tegas dalam melakukan tugasnya sesuai dengan aturan, kalau perlu dipenjarakan. Karena itu kan bagian dari penebar fitnah, merusak pilar demokrasi. Jangan sampai ada hal demikian. Kita mau pesta demokrasi ini berjalan baik, jangan dicederai. Apalagi kalau itu fitnah," ujar Imam, Minggu (10/6).

Ia mengaku jelang pemilihan pada 27 Juni mendatang, suhu politik di Pangkalpinang pasti akan meningkat.

Namun, dirinya mengingatkan jangan sampai terjadi fitnah-fitnah yang merusak jalannya Pilkada Pangkalpinang.

Imam menambahkan ada tiga poin yang harus ditekankan agar Pilkada tetap bersih dari segala bentuk kecurangan khususnya kampanye hitam berupa fitnah.

"Pertama, mendeteksi adanya kecurangan melalui selebaran gelap, untuk mengajak kepada masyarakat Pangkalpinang waspada terhadap penyebar selebaran gelap dan bersama-sama menangkap. Kedua, bagi masyarakat yang mampu menangkap orang yang menyebarkan selebaran gelap akan diberikan hadiah. Ketiga, orang-orang yang membagikan selebaran gelap akan ditangkap dan dipenjarakan," tegasnya. 

Karena itu, dia ingin para kader dan relawan Molen-Sopian untuk bekerja lebih mendekati hari pencoblosan. Hal itu agar Pilwako Pangkalpinang tidak disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, yang ingin merusak. Dia juga meminta pada masyarakat untuk melapor bila melihat hal serupa.

"Untuk partai dan relawan, agar siap siaga menjelang 27 Juni, tidak ada lagi santai-santai," tuturnya.

"Pada masyarakat juga selalu waspada dan laporkan bila menemukan selebaran tersebut," tutup Imam.(*/bow)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help