Road to Election 2018

Molen Akan Buka Lapangan Kerja Baru

Molen akan membuka lapangan kerja baru bagi pemuda dan masyarakat guna mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Pangkalpinang.

Molen Akan Buka Lapangan Kerja Baru
Istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat berdialog dengan warga Pangkalpinang beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil akan membuka lapangan kerja baru bagi pemuda dan masyarakat guna mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Pangkalpinang.

Molen memastikan yang pertama dilakukan olehnya agar tercipta lapangan kerja adalah membuat situasi yang kondusif di Pangkalpinang.

Ia mengibaratkan lapangan kerja layaknya membuat rumah.

Bagi Molen, bila situasi dan iklim kondusif bisa diciptakan, maka investor dan lapangan kerja akan terbuka bagi masyarakat.

"Saya lebih suka menciptakan iklimnya dulu. Seperti orang membeli rumah kan nanya, listriknya sudah belum, jalannya bagimana, keamanan bagaimana. Kalau itu sudah tercipta, maka orang dengan sendirinya akan berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja," kata Molen, Senin (11/6).

Diakuinya, Pangkalpinang masih harus ditata agar bisa serasi dan indah. Hal tersebut agar orang betah untuk berlama-lama di Pangkalpinang.

Lapangan kerja, kata Molen, bisa diciptakan dari orang-orang yang tinggal dan berinvestasi.

"Lapangan kerja baru tercipta kalau orang tinggal di Pangkalpinang. Perputaran ini lah akan menciptakan lapangan kerja. Menciptakan lapangan kerja dari sisi jasa, perdagangan dan pariwisata. Jadi bukan menciptakan lapangan kerja tapi mereka sendiri yang menciptakan lapangan kerja. Jadi kita sebagai pemerintah itu adalah menstimulus, memberi rangsangan pada mereka agar tumbuh," jelasnya.

Stimulus yang akan dilakukan Molen yaitu dengan menciptakan kondisi yang aman, nyaman dan mempermudah investasi.

"Dengan adanya investasi, akan membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran dan kemiskinan," tegasnya.

Terkait permodalan, Molen mengakui hal ini sebenarnya sudah menjadi program dari pemerintah pusat.

Karena itu, Molen tidak menjanjikan pemberian modal bagi warga, karena hal tersebut sudah ada program dari pemerintah.

Dirinya hanya akan melakukan stimulus agar warga Pangkalpinang mau membuka usaha.

"Kalau untuk UMKM sudah ada program pemerintah untuk memberikan kredit, yang setiap usaha mikro itu dapat pinjaman. Kita tinggal mencari jalan keluar, mencari metode agar lebih efektif. Kadang kita memberikan bantuan tapi tidak balik dan mereka tidak serius. Makanya kita harus memberikan rangsangan," harap Molen. (*/bow)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help