Bumbu Dapur Naik Harga, Stok Kemiri Mulai Terbatas

Cabai rawit kampung jadi satu diantara komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang lebaran

Bumbu Dapur Naik Harga, Stok Kemiri Mulai Terbatas
Bangka Pos / Adelina Nurmalitasari
Pembeli bumbu dapur saat berbelanja di pasar Tanjungpandan 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Cabai rawit kampung jadi satu diantara komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang lebaran. Jika biasanya cabai itu dijual seharga Rp 70.000 sampai Rp 80.000 per kilogramnya, kini dijual seharga Rp 100 ribu tiap kilogramnya.

Hal ini disampaikan seorang pedagang di pasar Tanjungpandan, Een.

Tak hanya cabai rawit, harga bumbu-bumbu dapur lainnya pun mengalami kenaikan. Misalnya cabai besar dijual Rp 7.000 per ons.

"Beberapa hari yang lalu masih jual Rp 5.000, jadi memang sudah naik harganya. Yang beli pun banyak, buat dipakai masak lebaran lah," katanya.

Bawang merah pun dijualnya Rp 50.000 per kilogramnya.

Sedangkan stok dikatakannya sejauh ini di kiosnya stok kemiri dan cabai sudah mulai berkurang. Sedangkan stok lainnya seperti bawang masih ada.

Een mengatakan sekitar 2 minggu terakhir ini pembeli di pasar terus mengalami kenaikan. Peningkatan jumlah pembeli paling terasa saat tenda penjual kue kering musiman mulai berdiri beberapa hari lalu.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help