Dewan Pers Pilih Kepala Ombudsman Babel sebagai Informan Ahli Indeks Kebebasan Pers

Ada 12 Informan ahli yang telah disetujui namanya oleh Dewan Pers untuk dijadikan informan. Unsur lainnya

Dewan Pers Pilih Kepala Ombudsman Babel sebagai Informan Ahli Indeks Kebebasan Pers
Ist
Koordinator Tim Peneliti IKP Babel yang juga sebagai Dekan FISIP Universitas Bangka Belitung (UBB) disela-sela wawancaranya terhadap Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, Jumli Jamaluddin, Senin 11/6/2018 

BANGKAPOS.COM--Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bangka Belitung (BABEL) dipilih oleh Dewan Pers Nasional sebagai salah satu informan ahli (sumber ahli) dalam kegiatan Indek Kebebasan Pers (IKP).

Dipilihnya Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung sebagai informan ahli tersebut karena dipandang Ombudsman RI Babel peran aktif lembaga negara ini dalam memberikan informasi dan kontribusinya dalam mendorong perbaikan dan peningkatan layanan publik disemua sektor di Babel.

Selain itu eksistensinya bersinergi dan banyak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, elemen masyarakat, aparatur pemerintah, stakholder, maupun dengan media-media di Babel.

Baik media cetak, televisi, radio, dan media online.

"Saya menyambut baik dan positif kegiatan untuk mengukur seberapa baik kebebasan pers di Babel selama ini dan kontribusi untuk membangun kemajuan Bangka Belitung disemua sektor termasuk sektor pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik," ungkap Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, Jumli Jamaluddin, Rabu (13/6/2018).

Koordinator Tim Peneliti IKP Babel yang juga sebagai Dekan FISIP Universitas Bangka Belitung (UBB) Dr Ibrahim disela-sela wawancaranya terhadap Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, Jumli Jamaluddin, Senin 11/6/2018 di Kantor Ombudsman RI Babel mengungkapkan bahwa Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) adalah alat ukur kemerdekaan pers yang diselenggarakan oleh Dewan Pers.

Untuk Bangka Belitung, Dewan Pers bekerjasama dengan FISIP Universitas Bangka Belitung.

Menurut Ibrahim, ada 3 lingkungan yang diamati, yakni Lingkungan sosial politik, lingkungan ekonomi, dan lingkungan hukum.

IKP diselenggarakan melalui beberapa tahap, yakni wawancara terhadap informan ahli dan kemudian hasil tabulasinya didalami melalui FGD.

Sedangkan dipilihnya Kepala Perwakilan Ombdusman RI Bangka Belitung Jumli Jamaluddin adalah dengan pertimbangan bahwa dalam keseharian Jumli Jamaluddin selalu bersentuhan dengan dunia informasi publik dan pers dalam arti yang lebih luas.

"Ada 12 Informan ahli yang telah disetujui namanya oleh Dewan Pers untuk dijadikan informan. Unsur lainnya adalah pemerintah daerah, akademisi, pelaku pers, LSM, dan pebisnis media, dan hasilnya diharapkan menjadi barometer kemerdekaan pers. Pengukuran ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia," jelas Ibrahim.(*)

Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help