Jadi Korban Speed Tenggelam, Niat Devi Besuk Kakek Sakit Keras tak Kesampaian

Orang tua Devi tujuan untuk melihat kakeknya yang sakit keras saat ini, bukan untuk liburan

Jadi Korban Speed Tenggelam, Niat Devi Besuk Kakek Sakit Keras tak Kesampaian
Sripoku.com
Noviani baju kuning dan Riniani baju merah dampingi anaknya almarhuma Devi Anggrini yang menjadi korban tenggelam speed boat merk Alfino yang terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (13/6/2018). ?? 

BANGKAPOS.COM--Devi Anggrini (7) salah satu korban tenggelam penumpang Speedboat Merk Alfino yang terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (13/6/2018).

Anak tak berdosa ini, bersama orang tuanya bernama Noviani dan saudara perempuannya bernama Riniani yang selamat dalam peristiwa tenggelamnya speedboat yang dikapteni oleh Hafis.

Korban diketahui dari Bangka tujuan ingin melihat kakeknya yang sedang sakit keras di Desa Sungai Pasir Kecamatan Cengal Kabupaten OKI.

proses evakuasi jenazah korban KM Albert yang tenggelam di pulau Maspari, Palembang Sumsel
proses evakuasi jenazah korban KM Albert yang tenggelam di pulau Maspari, Palembang Sumsel (Ist)

Namun di dalam perjalanannya, speedboat yang ditumpanginya dihantam ombak laut sehingga bagian tubuh speedboat pecah dan dimasuki air laut hingga puluhan penumpang berhamburan.

“Saya keponakannya, almarhuma Devi Anggrini sudah dibawa ke rumah duka, Desa Suka Damai Kecamatan Toboali Bangka,” kata Sumiati yang menulis pesan di WhatsApps.

Masih kata Sumiati, ibunya Noviani bersama sudara perempuannya Riniani selamat dari maut tersebut.

"Orang tua Devi tujuan untuk melihat kakeknya yang sakit keras saat ini, bukan untuk liburan,” ujarnya ketika dihubungi via whatsApps.

Keluarga berharap, dengan adanya peristiwa ini pihak pemerintah agar menjadi perhatian khusus akan lalulintas kendaraan di laut.

"Saya harap peristiwa ini ada perhatian dari pemerintah,” harap keluarga duka.

Informasi dari kantor pencarian dan pertolongan Palembang (Basarnas Palembang), Rabu (13/6/2018) pukul 17.16, sebanyak 27 orang selamat, 2 orang meninggal dunia, (Irga dan Imel) berjenis kelamin laki-laki dan wanita dewasa, sedangkan 1 korban lagi yang belum di temukan berjenis laki-laki.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Sripoku.com, Speedboat yang kapteni oleh Hafis berangkat dari arah Bangka menuju Sungai Lumput Kecamatan Cengal Kabupaten OKI, Rabu (13/6/2018) pukul 08.00, dengan membawa 50 penumpang.

Di dalam perjalanan, speedboat merk Alfino tersebut dihantam gelombang menyebabkan badan speedboat mengalami pecah sehingga air laut masuk ke dalam boddy kapal.

"Pecah bagian badan kapal tadi, membuat 50 penumpang berhamburan, 12 penumpang selamat, 35 penumpang hilang, dan 3 penumpang dinyatakan meninggal," ungkap Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar SSos melalui Pasi Intel Kapten MH Hatta.(Sripoku.com/Mat Bodok)




Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help