Lima Tahun Menjanda, Begini Cara Umi Pipik Bertahan Hidup dan Nafkahi 4 Anaknya

Setelah lima tahun berlalu, Umi Pipik berhasil bangkit dari keterpurukan dan konsen mendidik dan membesarkan

Lima Tahun Menjanda, Begini Cara Umi Pipik Bertahan Hidup dan Nafkahi 4 Anaknya
Kolase
Umi Pipik 

“Jika ingin memiliki anak yang saleh, rajin salat, lihat dulu kita sebagai ibunya rajin salat nggak? Anak sering salat berjamaah nggak dengan ibunya? Atau kita sebagai ibu hanya menyuruh saja?  Kita ingin punya anak rajin baca al-Quran. Kita lihat ibunya, mengajari anaknya membaca al-Quran nggak?

Karena anak ini akan melihat, bagaimana yang dia contoh,” lanjut Ummi Pipik.
Menurut Ummi Pipik, jika anak tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka yang harus mengevaluasi diri adalah orangtuanya. “Jadi, kalau anak kita akhirnya nggak sesuai dengan harapan kita. Ya, yang harus dievaluasi adalah kita dulu sebagai orangtuanya,” katanya.

Ummi Pipik menjelaskan bahwa ada banyak anak yang menganggap orangtuanya sebagai monster yang menyeramkan.

Anak-anak itu taat kalau di depan orangtuanya. Sementara di luar, anak-anak itu bebas melakukan apa saja sesukanya. “Jangan sampai kita jadi orangtua seperti itu. Jadilah sahabat yang baik untuk mereka. Memberikan nasihat yang baik.

Memberi batasan-batasan mana yang baik dan buruk, utamanya sih memberikan contoh, teladan yang baik,” jelasnya.

“Biasanya, ummi dan almarhum Uje mendidik anak dengan memperlihatkan contoh yang nyata, bukan hanya bicara. Misalnya, waktu kita jalan naik mobil sekeluarga. Kemudian ada tukang minta-minta. Biasanya ummi berhenti dulu. Ummi bilang ke anak-anak, ayo kalian mau ngeluarin uang nggak buat sedekah ke mereka?” ujarnya.  

Ummi Pipik memberi saran kepada para orangtua untuk tidak menyayangi anak secara berlebihan.

“Tidak semua permintaan anak harus dituruti dan dipenuhi. Misalnya, ketika anak minta sepatu baru, karena lihat temannya pakai sepatu baru dengan merek tertentu. Kita lihat dulu, sepatu anak masih bagus dan layak dipakai nggak. Jangan sampai membelikan sesuatu untuk gaya saja. Itu kebiasaan yang kurang baik,” tuturnya.

Ketika ditanya tentang cara mendidik keempat anaknya, Ummi Pipik menjelaskan “Tips pengen punya anak yang rajin baca qur’an…. lihat diri kita dulu, baca alqur’an gak di depan anak2 … kita ajarin gak anak2 kita baca alqur’an… kalau kitanya malas ya anak kita pasti malas… simple kan”.
Meskipun masih kecil, kemampuan Bilal membaca Alquran tidak perlu diragukan lagi.

Bahkan suaranya dalam melantunkan ayat-ayat suci Alquran, sangat menyentuh hati orang yang mendengarkannya.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved