Road to Election 2018

Rudianto: Molen yang Paling Berpengalaman

Rudianto Tjen berharap semua kader PDI- P Pangkalpinang bersatu memenangkan Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

Rudianto: Molen yang Paling Berpengalaman
Istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat hadir dalam acara buka puasa bersama kader PDI-P di Gedung Hamidah Pangkalpinang, Selasa (12/6). 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kader PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, Rudianto Tjen berharap semua kader PDI- P Pangkalpinang bersatu memenangkan Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

Diakuinya, Molen adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin Pangkalpinang.

Hal ini disampaikan Rudianto Tjen dalam acara buka puasa bersama kader PDI-P Pangkalpinang di Gedung Hamidah Pangkalpinang, Selasa (12/6).

Kegiatan ini langsung dihadiri Ketua DPD PDI-P Babel, Didit Srigusjaya, Calon Wali Kota Pangkalpinang, Molen dan Ketua DPC PDI-P Pangkalpinang, Hertza.

Rudianto mengakui hal ini tak lepas dari pengalaman Molen sebagai birokrat. Apalagi, jabatan terakhir Molen adalah Bupati di Ogan Komering Ulu (OKU).

"Molen ini adalah calon yang paling berpengalaman untuk memimpin Pangkalpinang. Karena beliau sudah malang melintang di Sumsel. Jadi salah satu pejabat di sana dan pernah menjadi bupati di OKU," kata Rudianto.

Dirinya mengakui sudah tidak lagi meragukan kemampuan Molen dalam memimpin.

"Karena, untuk tingkat kabupaten saja Molen bisa memimpin dengan baik, apalagi Pangkalpinang. Saya pikir, kemampuan beliau tidak perlu diragukan lagi.Di Sumatera Selatan saja mempercayakan beliau, apalagi Pangkalpinang," jelasnya.

Ia menekankan agar semua kader PDI-P Pangkalpinang harus memenangkan Molen.

"Sekarang ada tugas bagi kita, ada Pilkada Pangkalpinang. Saya minta tolong pada bapak ibu semua, walaupun di bulan puasa, semua terus bekerja untuk memenangkan Molen. Karena, perjuangan kalian bukan untuk Molen, tapi perjuangan untuk Pangkalpinang. Artinya kita bekerja untuk masyarakat," tegas Rudi. (*/bow)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help