Warga : Kami Tidak Terpengaruh dengan Fitnah dan Isu, Kami Tetap Udin-Edison

Saya heran kenapa. Tapi banyak memang yang menyerang Pak Udin. Saya justru merasa kok Pak Udin

Warga : Kami Tidak Terpengaruh dengan Fitnah dan Isu, Kami Tetap Udin-Edison
Ist
Udin saat menyambangi warga 

BANGKAPOS.COM--Masyarakat Pangkalpinang ternyata tidak menutup mata atas kampanye hitam yang dilakukan oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab yang hanya ingin membuat gaduh suasana politik menjelang Pemilihan Walikota (Pilwako).

Dikatakan Andre (27) warga Kelurahan Gedung Nasional (Genas) menyebutkan dirinya sebagai salah satu pengguna Facebook mengakui kerap menjumpai beberapa postingan berkaitan dengan Pilwako.

Sayangnya, yang ia sesalkan masih banyaknya informasi yang dapat memanaskan kondisi politik di Pangkalpinang.

"Tentu saya sering baca di Facebook. Banyak sekali yang justru saling serang. Saya akui Pak Udin dan Pak Edison paling sering diserang," ujarnya, Rabu (13/6/2018) sore.

Ia mengaku tidak mengetahui siapa saja orang-orang yang melakukan hal tersebut dan hanya menduga jika dikakukan oleh lawan politik.

"Saya tidak tahu apa itu termasuk timses lawan atau seperti apa, tapi yang jelas memang banyak menyerang Udin-Edison," sebutnya.

Sandra, pemuda lainnya menuturkan jika dirinya pun kerap menjumpai postingan-postingan yang justru menjelek-jelekkan palson lain.

"Saya heran kenapa. Tapi banyak memang yang menyerang Pak Udin. Saya justru merasa kok Pak Udin dirugikan. Malah saya berpikir apa yang dilakukan ke Pak Udin dan Pak Edison sangat jahat," sebutnya.

Elanuarsih mengungkapkan, informasi jelek yang menjurus kampanye hitam yang sering diterima Udin-Edison justru membuatnya semakin yakin untuk mendukung keduanya menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang 2018-2023.

"Tentu itu isu tidak beres. Saya pribadi tidak merasa terganggu untuk mengubah pilihan saya ke Pak Udin-Edison. Saya tetap memilih mereka. Semua yang tersebar saya yakin hanya fitnah kepada beliau berdua," tutupnya.(*)

Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help