Mengejutkan, Pulau Sulawesi Ternyata Bagi Ular Piton adalah Kerajaannya, Begini Penjelasannya

Nasib Wa Tiba benar-benar tragis. Maksud hati ini menengok kebunnya, perempuan asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, itu justru...

Mengejutkan, Pulau Sulawesi Ternyata Bagi Ular Piton adalah Kerajaannya, Begini Penjelasannya
TRIBUN TIMUR/RENI KAMARUDDIN
Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016). 

BANGKAPOS.COM, MUNA -- Nasib Wa Tiba benar-benar tragis.

Maksud hati ini menengok kebunnya, perempuan asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, itu justru ditelan seekor ular piton sepanjang 8 meter.

Diperkirakan Tiba ditelan ular antara Kamis (14/6) petang hingga Jumat (15/6) subuh saat malam takbiran. 

Lepas dari itu, beberapa kalangan meyakini Pulau Sulawesi adalah kerajaan bagi ular piton, lebih-lebih wilayah Sulawesi Barat.

Tiga (Mamuju, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah) dari enam kabupaten di sana termasuk “sarang” ular piton terbesar di Indonesia.

Polisi Kehutanan (Polhut) Resort Mamuju, mengungkapkan hampir semua titik wilayah Mamuju Tengah terdapat ular piton atau ular sanca kembang.

Bidang Konserfasi Sumber Daya Alam, Polhut Resort Mamuju, Hardi, kepada TribunSulbar.com setahun yang lalu mengatakan, hampir semua wilayah di Mamuju Tengah itu terdapat ular piton atau sanca.”

“Apalagi dikanal-kanal kebun sawit itu hampir semua ditempati,” tambahnya

Ia mengungkapkan, daerah Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, merupakan daerah yang paling banyak ular Piton menyebar.

Menyebarnya ular Piton di wilayah tersebut, dikarenakan habitatnya terganggu.

Halaman
12
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved